Setelah kasus videografer Amsal Sitepu, sekarang ramai lagi kasus nan serupa ialah Toni Aji Anggoro. Jaksa nan mengusut perkara keduanya pun sama, ialah Wira Arizona.
Amsal Sitepu adalah videografer nan didakwa melakukan korupsi. Jaksa pada Kejari Karo mendakwa Amsal telah melakukan korupsi anggaran pembuatan video profil 20 desa. Menurut jaksa, dia melakukan penggelembungan anggaran dengan mematok nilai pada sejumlah item jasanya, seperti ide/konsep, editing, cutting, dubbing, dan clip on/mic.
Kasus ini kemudian menjadi polemik, apalagi menjadi perhatian Komisi III DPR. Pada April 2026, Amsal divonis bebas lantaran dinilai tidak terbukti bersalah oleh Hakim PN Medan.
Sementara Toni adalah pekerja imajinatif kreator website desa di Karo, Sumut, nan didakwa melakukan tindak pidana korupsi. Sidangnya sudah terlebih dulu bergulir sebelum perkara Amsal.
Dia didakwa korupsi dalam pembuatan website desa tahun anggaran 2020 sampai 2023 di Kecamatan Mardinding, Kecamatan Juhar, Kecamatan Laubaleng, dan Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo.
Pada Januari 2026, Toni menjalani sidang putusan. Dia dihukum 1 tahun penjara lantaran Hakim menilainya terbukti bersalah.
"[Perkaranya] Sudah inkrah," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna dikutip pada Kamis (23/4).
Anang mengakui bahwa kasus Toni Aji dan Amsal Sitepu ditangani oleh Kejari Karo. Namun, dia menyebut bahwa kedua perkara tersebut berbeda.
"Berbeda kasusnya. Tapi memang ditangani oleh pihak Kejari Karo. Tidak ada masalah, sudah inkrah. Perkara ini kan ada nan inkrah, ada nan DPO. Beda, beda itu," ucap Anang.
Meski jaksa nan menangani perkara Toni Aji dan Amsal Sitepu sama, Anang menyebut bahwa karakter perkara keduanya berbeda.
"Per case itu tidak sama. Ada karakter masing-masing. Mungkin jenisnya sama tapi karakter berbeda pasti ada," ujar Anang.
Buntut dari polemik kasus Amsal Sitepu, Kejagung memeriksa Danke Rajagukguk selaku Kajari Karo dan sejumlah jejeran hingga Jaksa Penuntut Umum mengenai penanganan perkara tersebut.
Bahkan, Danke kemudian dicopot dari jabatannya tersebut. Kejagung belum menjelaskan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan tersebut.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·