Kanselir Jerman Friedrich Merz berjanji bakal mengusut tuntas dan menghukum pelaku tindakan penabrakan di parade Gay Pride Berlin nan menewaskan satu orang.(Instagram)
KANSELIR Jerman, Friedrich Merz, berjanji bakal menindak tegas dan menghukum pelaku di kembali tindakan penabrakan menggunakan mobil nan menewaskan satu orang dan melukai belasan lainnya di pinggiran letak parade Gay Pride Berlin, Minggu.
Dalam pernyataan resminya, Merz menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani kejadian tragis tersebut.
"Saya dan Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt bakal 'mendorong untuk memastikan tindakan mengerikan ini diselidiki secara penuh dan dihukum'," ujar Merz dalam peryataan resminya.
Senada dengan Kanselir, Wali Kota Berlin Kai Wegner juga mengecam keras peristiwa nan merusak atmosfer seremoni di ibu kota Jerman tersebut. Melalui unggahan di media sosial X, Wegner menyatakan duka mendalam sekaligus kekecewaannya atas serangan nan terjadi pada Sabtu malam di area Taman Tiergarten, tepat di dekat akhir rute parade.
"Kebebasan kota ini 'telah diserang dengan langkah nan paling mengerikan'," ungkap Kai Wegner.
"Acara 'perkumpulan untuk Berlin nan toleran dan tenteram telah diserang secara paling brutal'," tambahnya.
Kepolisian Buru Pelaku Penabrakan
Pihak kepolisian mengonfirmasi satu orang dilaporkan tewas dan sedikitnya 14 orang lainnya mengalami luka-luka akibat mobil nan dikendarai menerobos kerumunan massa dalam aktivitas Pride tersebut.
Hingga saat ini, pihak berkuasa terus melakukan perburuan aktif terhadap satu alias lebih tersangka nan diduga terlibat dalam kejadian penabrakan tersebut. Kepolisian juga mengonfirmasi bahwa beberapa korban nan dirawat saat ini berada dalam kondisi kritis dan mengalami luka-luka nan menakut-nakuti jiwa.
Proses penyelidikan tetap terus berjalan guna mengungkap motif di kembali kejadian ini serta menangkap pelaku nan bertanggung jawab. (AFP/BBC/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·