
Kasus Ijazah Sengaja Dibuat Panjang untuk Jatuhkan Pengaruh Jokowi di 2029?
JAKARTA - Kasus tudingan piagam tiruan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sengaja dipanjang-panjangkan. Tujuannya untuk menjatuhkan kredibilitas Jokowi.
Demikian disampaikan Relawan Jokowi, David Pajung dalam program Interupsi di iNews TV, pada Kamis (9/4/2026) malam.
David juga menambahkan, kasus tudingan piagam tiruan Jokowi ini juga sarat dengan kepentingan politik.
"Sebenarnya persoalan piagam tiruan ini, nan diangkat ke publik ini sebenarnya untuk menjatuhkan pengaruh dan kredibilitas pengaruh politik Pak Jokowi nan begitu luar biasa. Apresiasi masyarakat Indonesia itu nan luar biasa begitu tinggi ya," kata David.
Tingginya apresiasi masyarakat terhadap Jokowi, membikin segelintir orang berupaya memperpanjang polemik Ijazah tersebut. Agar ketika kontestasi pemilu 2029, pengaruh Jokowi tak bakal mendapatkan kepercayaan publik.
"Sehingga untuk masuk kontestasi 2029 itu pengaruh dan kebaikan Pak Jokowi itu kudu didegradasi," ucapnya. Caranya adalah merusak citra, membunuh karakter agar ketika Pak Jokowi bicara di publik itu enggak dipercaya lagi," kata dia.
Tujuan politik untuk menjatuhkan nama Jokowi dia percaya merupakan strategi dari musuh politik Presiden ke-7 tersebut. Karena sudah setahun lebih kasus piagam Jokowi tak kunjungan selesai.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·