Karhutla Masih Melanda Sejumlah Wilayah, BNPB: Berhasil Dipadamkan

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2026 |02:04 WIB

 Berhasil Dipadamkan

Karhutla (Foto: BNPB)

JAKARTA – Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) tetap terjadi di sejumlah daerah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat karhutla terjadi di Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Sragen dalam kurun waktu 6-7 Oktober pukul 07.00 WIB.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan, di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, kebakaran lahan terjadi di Negeri Solan, Kecamatan Teluk Waru, pada Senin 5 Oktober sekitar pukul 19.00 WIT. Kondisi kering akibat tandus berkepanjangan dan tiupan angin kencang mempercepat penyebaran api hingga membakar vegetasi nan telah mengering.

Kebakaran tersebut berakibat pada lahan seluas 13 hektare. BPBD Kabupaten Seram Bagian Timur berbareng dinas pemadam kebakaran, perangkat desa, dan masyarakat telah melakukan pemadaman. Saat ini, api telah padam dan tetap dalam tahap pemantauan.

Karhutla juga terjadi di Desa Warembungan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Selasa 6 Oktober sekitar pukul 23.00 WITA. Kebakaran berakibat pada lahan seluas 2 hektare. Penyebab kebakaran tetap dalam proses identifikasi.

"Penanganan dilakukan melalui koordinasi BPBD Kabupaten Minahasa dengan Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah kecamatan dan kelurahan, dengan support personel Polsek Pineleng, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Saat ini, api telah sukses dipadamkan," ujarnya.

Sementara di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, kebakaran lahan terjadi di Desa Pilangsari, Kecamatan Gesi, pada Selasa 6 Oktober sekitar pukul 12.00 WIB. Api membakar lahan seluas 5 hektare nan terdiri atas 2 hektare lahan tebu dan 3 hektare lahan jati.

Penyebab kebakaran tetap dalam penyelidikan. TRC BPBD Kabupaten Sragen berbareng Polri, aparatur kecamatan, perangkat desa, dan penduduk sekitar telah melakukan kaji sigap serta penanganan di lapangan. Proses pemadaman sempat mengalami hambatan lantaran akses jalan menuju letak sulit, curam, dan licin. Namun, api saat ini telah sukses dipadamkan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑