Kapolri: Kakak Kapolri Juga Anggota Pramuka

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Sukabumi -

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berbagi cerita tentang pengalamannya menjadi personil Pramuka saat memberikan sambutan pada Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026. Jenderal Sigit mengaku bahwa dirinya juga personil pramuka sejak SD.

Acara digelar di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti ribuan personil Pramuka dan family besar PUI.

Di hadapan para peserta, Kapolri nan berkawan menyapa peserta dengan julukan "adik-adik Pramuka" mengaku mempunyai kedekatan tersendiri dengan Gerakan Pramuka. Ia mengenang masa sekolahnya ketika aktif mengikuti aktivitas Pramuka sejak tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kakak Kapolri ini juga menjadi salah satu personil Pramuka, mulai dari SD, dari Siaga, sampai dengan SMA saya ikut Gerakan Pramuka," kata Kapolri.

Pengalaman tersebut membikin pertemuannya dengan ribuan personil Pramuka PUI menjadi momentum nostalgia sekaligus kebahagiaan tersendiri. Kapolri menilai pilihan generasi muda untuk berasosiasi dengan Pramuka merupakan langkah nan tepat dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Menurutnya, Pramuka bukan sekadar tempat berkumpul dan berkegiatan, tetapi merupakan wadah strategis untuk membentuk karakter, kedisiplinan, keterampilan, kepedulian, semangat gotong royong, serta keahlian bersosialisasi. Bekal tersebut bakal sangat berfaedah ketika para personil Pramuka memasuki bumi pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan bermasyarakat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolri juga mencontohkan sejumlah pejabat Polri nan pernah mengikuti Pramuka dan sekarang menjadi perwira tinggi. Ia pun menyampaikan pesan motivasi kepada para peserta bahwa pengalaman dan nilai-nilai nan diperoleh selama mengikuti Pramuka dapat menjadi bekal untuk meraih cita-cita.

"Saya percaya bahwa di hadapan saya ini adalah adik-adik pilihan nan sudah betul memilih Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah untuk mempersiapkan diri sebagai generasi-generasi penerus di masa nan bakal datang," ujarnya.

Kapolri kemudian mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Kemudahan memperoleh info dan pengetahuan kudu dimanfaatkan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta menghasilkan beragam perihal positif.

Namun, kemajuan teknologi juga membawa beragam risiko. Karena itu, Kapolri meminta generasi muda untuk mewaspadai gambling online, narkoba, tawuran, keterlibatan dalam geng, beragam corak kejahatan, serta penyebaran mengerti negatif melalui media sosial nan dapat merusak masa depan.

Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga nilai kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia. Menurutnya, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi kudu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia turut mengapresiasi PUI nan sejak sebelum kemerdekaan konsisten menjaga semangat Islam wasathiyah dan komitmen terhadap NKRI.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyatakan dukungannya terhadap usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pendiri PUI sebagai corak penghargaan atas perjuangan dan kontribusinya bagi bangsa.

Kapolri turut menyinggung momentum bingkisan demografi Indonesia. Menurutnya, besarnya jumlah masyarakat usia produktif merupakan kesempatan nan kudu dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, karakter, dan daya saing generasi muda.

Pemerintah, lanjut Kapolri, terus membuka kesempatan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui beragam program pendidikan, mulai dari Sekolah Rakyat, sekolah unggulan, sekolah transformasi, program LPDP, hingga beragam akomodasi pendidikan lainnya. Polri juga turut mengambil bagian melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Kapolri di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (3/9/2026)Kapolri di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (3/9/2026) Foto: (Dok Istimewa)

Tidak hanya mempersiapkan diri melalui pendidikan, Kapolri membujuk personil Pramuka untuk terus datang memberikan faedah nyata bagi masyarakat. Menurutnya, beragam keahlian nan diperoleh melalui Pramuka sangat relevan untuk mendukung penanggulangan bencana, pelayanan dan pengamanan aktivitas masyarakat, hingga pelestarian lingkungan.

Kapolri secara unik mengapresiasi personil Pramuka nan selama ini ikut membantu masyarakat dalam beragam aktivitas pengamanan, termasuk pada momentum mudik dan seremoni hari besar. Ia menilai kehadiran Pramuka ketika masyarakat memerlukan merupakan bentuk nyata semangat pengabdian.

"Saya salut lantaran pada saat nan lain libur, kalian semua adik-adik Pramuka justru datang di tengah-tengah masyarakat untuk ikut melayani masyarakat. Ini adalah semangat nan luar biasa dan kudu terus dijaga," tegasnya.

Anggota Pramuka juga didorong menjadi pelopor Gerakan ASRI-Aman, Sehat, Resik, dan Indah-melalui aktivitas sederhana namun nyata, seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah, menanam pohon, serta ikut merawat lingkungan.

Menutup sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa Polri siap menjadi sahabat generasi muda. Ia mempersilakan para personil Pramuka untuk menjadikan kepolisian sebagai tempat berkonsultasi ketika menghadapi kesulitan dalam perjalanan mengembangkan diri dan mengejar cita-cita.

"Terus berkarya, terus kembangkan diri kalian, jadikan polisi sebagai sahabat kalian. Kami di kepolisian selalu siap untuk mendukung dan mendorong agar adik-adik semua bisa mencapai dan meraih cita-cita," pesan Kapolri.

Ia berambisi seluruh peserta pulang dari Kemah Nasional dengan semangat dan tekad nan semakin kuat untuk mempersiapkan diri menjadi generasi terbaik sekaligus calon pemimpin Indonesia di masa mendatang.

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 berjalan di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis, 3 September 2026.

(rdp/hri)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News