
Kapolda Sumsel Gandeng Ulama Jaga Kamtibmas hingga Sosialisasi Layanan 110
JAKARTA - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menggandeng sejumlah tokoh kepercayaan dan masyarakat untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Penguatan sinergisitas antara Polri dan ustadz adalah kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
Sandi juga memperkenalkan jasa kepolisian 110 sebagai sarana pengaduan sigap nan dapat dimanfaatkan masyarakat secara cuma-cuma selama 24 jam.
“Di kepolisian, ada jasa 110, jasa ini tidak berbayar dan langsung terhubung dengan operator kami. Operator bakal menerima serta mendengarkan masukan, saran, maupun keluhan dari masyarakat,” kata Sandi usai ke Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Selatan, Kamis (19/2/2026).
Sandi menegaskan pentingnya kerjasama antara kepolisian dan tokoh kepercayaan sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusifitas daerah.
Oleh lantaran itu dia membujuk seluruh komponen Muhammadiyah untuk bersama-sama berkedudukan aktif dalam menciptakan suasana nan aman, damai, dan sejuk di tengah dinamika sosial masyarakat.
Menurutnya, jasa 110 telah terintegrasi dan terkoneksi dengan Polres terdekat, sehingga setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti oleh personel di lapangan, khususnya satuan Samapta sebagai ujung tombak respons cepat.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan jasa tersebut andaikan menemukan potensi gangguan kamtibmas, seperti aktivitas nongkrong nan meresahkan, tawuran, maupun situasi mencurigakan lainnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·