Adanya hubungan nan baik dapat memudahkan Polres Metro Depok dan Pemerintah Kota Depok, mengelola Kota Depok dengan dinamis.
"Karena bagaimanapun juga, Kota Depok ini mempunyai jumlah masyarakat nan sangat banyak ya, ini kudu kita kelola bersama-sama, baik dari pemerintah daerah, Kepolisian, TNI, dan juga apalagi dari masyarakat setempat," terang Asep.
Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras mengapresiasi Pemerintah Kota Depok dan DPRD Kota Depok, mendukung dan menganggarkan anggaran untuk gedung Polres Metro Depok. Hal itu dikarenakan gedung lama Polres Metro Depok dinilai tidak representative.
"Kita tahu untuk gedung Polres Metro Depok ini merupakan gedung nan kurang representatif. Artinya ini bukan hanya pada pelayanan pada anggota, tetapi untuk masyarakat," tutur Abdul.
Nantinya, kata dia, gedung baru Polres Metro Depok dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat nan mau membikin laporan maupun SKCK, serta keperluan lainnya.
Dukungan gedung baru Polres Metro Depok, menjadi tanggung jawab dan tantangan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Bagi kami jejeran Polres Metro Depok nantinya dengan sudah diberikan akomodasi nan memadai, representatif, tentu ini menjadi pemicu bagi kami untuk bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada penduduk Kota Depok,” kata Abdul.
Rencananya sasaran pembangunan gedung baru Polres Metro Depok dilaksanakan selama delapan bulan. Adapun anggaran pembangunan diberikan dari Pemerintah Kota Depok, sekitar Rp40 miliar.
"Nantinya gedung ada lima lantai untuk pelayanan SPKT dan pelayanan SKCK, tentu ini bukan hanya sekedar meningkatkan pelayanan kepada personil tetapi untuk masyarakat," pungkas Abdul.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·