Kapendam Tegaskan yang Dibakar KKB di Nabire Bukan Pos TNI

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

JAKARTA – Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, menegaskan letak nan dibakar golongan pidana bersenjata (KKB) bukan pos TNI, melainkan Pos Keamanan milik PT Kristalin Eka Lestari (KEL). Insiden penyerangan dan pembakaran pos tersebut terjadi di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu 21 Februari 2026. 

“Perlu kami luruskan bahwa nan dibakar bukan pos TNI, tetapi pos keamanan perusahaan,” ujar Tri, Rabu (25/2/2026).

Dua orang tewas akibat serangan itu, ialah Serda Hamdani, personil Deninteldam XVII/Cenderawasih nan sedang melaksanakan tugas Monitoring Wilayah di Nabire, dan tenaga kerja PT KEL, Aksay Sandika Moho. Keduanya diduga menjadi korban tindakan KKB alias organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Kami mewakili pihak Kodam, menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini dan semoga family nan ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan keikhlasan," kata Tri.

Identitas salah satu korban telah dikonfirmasi oleh family melalui tanda unik di bagian mulut. Untuk jenazah Serda Hardiman, pada 23 Februari 2026, telah diberangkatkan dan dimakamkan di Maros, Sulawesi Selatan.

“Jenazah Serda Hardiman telah diserahkan kepada family dan sudah dimakamkan di Maros,” jelasnya.

Saat ini, abdi negara keamanan meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di wilayah-wilayah rawan, sekaligus melakukan pengejaran terhadap para pelaku untuk menjaga stabilitas keamanan.
 

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com