Kapal AS Lintasi Selat Malaka, DPR Buka Suara Soal Sikap RI

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menilai keberadaan kapal milik Amerika Serikat nan melintasi Selat Malaka tidak mengganggu sikap politik bebas aktif Indonesia.

Menurut Utut, Selat Malaka merupakan jalur internasional nan dapat dilalui beragam negara, selama Indonesia tidak berada dalam situasi konflik.

"Apakah ini kelak potensi mengganggu sikap kita nan bebas dan aktif? Saya rasa pasti tidak," kata Utut di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Dia menegaskan, Indonesia telah lama menjalin hubungan dengan negara-negara Barat sejak era 1970-an, sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Utut mengutip pendapat Mohammad Hatta mengenai politik luar negeri Indonesia.

"Kalau kata Bung Hatta terkenal 'Mendayung di Antara Dua Karang', nah ini sekarang ini betul-betul sedang kita jalani. Kita berterima kasih bahwa kita tidak dalam region nan ancaman untuk berperang," ujarnya.

Selain itu, Utut memastikan tidak ada perjanjian mengenai overflight alias lintasan udara antara Indonesia dan Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikan setelah dirinya mengonfirmasi langsung kepada Menteri Pertahanan.

“Beliau jelaskan tidak ada itu,” kata Utut.

Ia juga menegaskan tidak ada kesepakatan nan menyerahkan kedaulatan wilayah udara Indonesia kepada pihak lain.

“Jadi tidak ada di sini nan sifatnya bahwa kedaulatan kita sudah diberikan kepada United States, utamanya di udara kita,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita