Gugatan pelecehan seksual nan diajukan oleh mantan asisten pribadi Kanye West, Lauren Pisciotta, memasuki babak akhir. West dan Pisciotta telah mencapai kesepakatan tenteram atas gugatan tersebut.
Dilansir PEOPLE, kesepakatan itu tercantum dalam berkas nan diajukan ke pengadilan Los Angeles pada Selasa (28/7) lalu. Dokumen itu menyatakan bahwa Pisciotta bakal mengusulkan permohonan untuk membatalkan kasus tersebut dalam waktu 45 hari sejak tanggal penyelesaian.
“Masalah ini telah diselesaikan,” kata pengacara Pisciotta, Arick Fudali.
Terkait dengan syarat-syarat penyelesaian antara Kanye West dan Pisciotta tidak diungkapkan. Namun, dengan adanya kesepakatan kedua belah pihak, gugatan terhadap West, resmi berakhir.
Pisciotta pertama kali menggugat West pada Juni 2024, menuduh pelecehan seksual, pemutusan hubungan kerja nan tidak sah, dan pelanggaran perjanjian nan berasal dari pekerjaannya sebagai asisten pribadinya dari tahun 2021 hingga 2022.
Ketika itu, West dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Kuasa norma West apalagi menuduh Pisciotta telah melakukan pemerasan dan pengancaman.
Pada Oktober 2024, Pisciotta memperluas gugatannya. Dia menuduh West telah melakukan pelecehan seksual secara fisik. Pisciotta juga menuduh bahwa sebelum dia mulai bekerja untuk West, dia dibius dan dilecehkan secara seksual selama sesi studio nan dia bawakan berbareng Sean "Diddy" Combs.
Menurut pengaduan tersebut, bertahun-tahun kemudian West diduga mengatakan kepadanya bahwa mereka telah berasosiasi intim malam itu. Pernyataan itu membuatnya menyimpulkan bahwa dia sebenarnya telah dibius dan dilecehkan secara seksual.
Pada Juli 2025, Pisciotta mengusulkan pengaduan nan telah diubah untuk kedua kalinya. Dia menambahkan tuduhan penyerangan, pelecehan seksual, dan pemerkosaan oral.
Kendati demikian kesepakatan nan mereka capai telah mengakhiri gugatan perdata antara West dan Pisciotta. Tidak ada perincian tambahan tentang perjanjian tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·