Kang Bakso yang Sempat Diculik Massa di Tasik Laporkan Balik Pembeli

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Tasikmalaya -

Tukang bakso di Tasikmalaya melaporkan kembali pembelinya lantaran kasus dugaan penganiayaan dan penculikan nan dialami. Langkah tersebut diambil setelah konsumen berinisial E (23), penduduk Cipedes, sebelumnya melaporkan tukang bakso S (48) lantaran kasus dugaan pelecehan seksual.

"Jadi dua-duanya sudah membikin laporan polisi, saling lapor. nan merasa dicabuli sudah laporan, nan merasa dianiaya sudah laporan. Ini tinggal bukti nan kuat nan mana. Kita terima laporan keduanya," kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, dilansir detikJabar, Rabu (22/4/2026).

Peristiwa ini bermulai dari kejadian di Jalan Cieunteung, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, pada Minggu (19/4). Kala itu, tukang bakso berinisial S (48) berbareng keponakannya, F (20), diserang oleh sekelompok pria. S dilaporkan sempat mengalami pemukulan sebelum dibawa paksa oleh para pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aparat kepolisian sukses menemukan keduanya dalam kondisi selamat menjelang tengah malam. Berdasarkan penyelidikan sementara, tindakan kekerasan tersebut diduga dipicu oleh tuduhan pelecehan seksual nan sekarang juga tengah didalami penyidik.

Pihak kepolisian menegaskan bakal menangani kedua laporan tersebut secara ahli dan berimbang. Saat ini, proses penyelidikan tetap terus bergulir, termasuk dengan memeriksa sejumlah saksi nan berada di letak kejadian.

"Yang pasti kita tangani secara profesional. Kami lakukan dulu pendalaman, dan ini lagi periksa saksi-saksi," kata Herman.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dua letak berbeda. Dugaan pelecehan disebut terjadi di gerai bakso milik S, sementara dugaan penganiayaan serta penculikan berjalan di area gerai tersebut dan bersambung hingga ke rumah E di wilayah Kecamatan Cipedes.

Dalam perkembangan awal penyelidikan, polisi menyatakan belum menemukan bukti kuat mengenai dugaan pelecehan seksual nan dilaporkan oleh E. Tuduhan tersebut muncul dari klaim bahwa S menyentuh bagian sensitif tubuh E melalui lubang pada papan sekat di gerai bakso.

Baca selengkapnya di sini.

(dwr/idh)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News