
Kampung Nelayan Merah Putih Beri Kepastian saat Hasil Tangkapan Melimpah (Foto: Dokumentasi)
JAKARTA - Keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah memberikan faedah nyata bagi nelayan, terutama dalam menghadapi hasil tangkapan nan melimpah.
Kehadiran akomodasi cold storage, Air Blast Freezer (ABF), pabrik es slurry ice hingga kendaraan berpendingin membantu nelayan menjaga kualitas ikan sekaligus mengurangi akibat kerugian akibat nilai ikan nan turun ketika pasokan melimpah.
Pengelola KNMP Karangduwur Miftahudin mengatakan salah satu persoalan nan selama ini dihadapi nelayan adalah ketika hasil tangkapan meningkat. Kondisi tersebut kerap menyebabkan nilai ikan turun drastis lantaran hasil tangkapan tidak seluruhnya dapat terserap pasar.
“Kalau hasil tangkapan melimpah seperti tahun-tahun sebelumnya, itu kadang memang nilai anjlok, apalagi dikatakan kurang laku apalagi tidak laku sampai terbuang. Itu salah satu antisipasi kelak andaikan hasil tangkapan itu terjadi, para nelayan di sini tidak perlu cemas lantaran sudah ada cold storage,” ujar Miftahudin seperti dikutip, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, KNMP Karangduwur sekarang mempunyai akomodasi cold storage dan ABF nan dapat dimanfaatkan untuk mempertahankan kualitas hasil tangkapan ketika terjadi kelebihan produksi.
“Untuk menjaga kualitas hasil tangkap andaikan terjadi over, kami sudah ada cold storage ataupun ABF itu sendiri untuk menjaga kualitas hasil tangkap daripada nelayan,” katanya.
Selain akomodasi penyimpanan dingin, KNMP Karangduwur juga mempunyai pabrik es dengan teknologi slurry ice. Es nan dibuat menggunakan air asin tersebut dinilai mempunyai keahlian lebih baik dalam menjaga kualitas ikan dibandingkan es balok nan selama ini umum digunakan nelayan.
“Secara kualitas diakui oleh nelayan memang lebih baik daripada es batu alias es balok. Secara kelebihan untuk menjaga kualitas hasil tangkap nelayan, es slurry memang lebih bagus,” jelas Miftahudin.
Dia menambahkan, akomodasi KNMP tidak hanya mendukung penyimpanan hasil tangkapan, tetapi juga memperkuat rantai dingin dari nelayan hingga konsumen.
KNMP Karangduwur juga mendapatkan kendaraan thermoking alias mobil berpendingin nan digunakan untuk mendistribusikan hasil tangkapan. Fasilitas tersebut membantu proses pengiriman hasil perikanan dengan standar penanganan nan lebih baik sehingga kualitas ikan dapat tetap terjaga sampai tujuan.
Manfaat KNMP juga dirasakan melalui terbukanya akses upaya baru bagi masyarakat nelayan Karangduwur. Salah satunya melalui kerja sama dengan produsen mesin kapal Yamaha. “Dengan adanya KNMP ini, wilayah kami dilirik oleh Yamaha. Kita menjadi pemasok daripada mesin laut bermerek Yamaha di Kabupaten Kebumen,” ungkap Miftahudin.
Menurutnya, akomodasi dan penataan area nan semakin baik turut mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi di sekitar kampung nelayan. Dari sisi nelayan, keberadaan pabrik es juga memberikan kemudahan dalam mempersiapkan kebutuhan sebelum melaut.
Nurhayat, salah seorang nelayan Karangduwur, mengatakan nelayan sekarang tidak perlu lagi mencari pasokan es ke tempat lain. “Nelayan jadi lezat saat mau melaut. Kampung nelayan membantu sama nelayan-nelayan. Dulu jika beli es di warung-warung alias di luar, sekarang sudah ada pabrik es jadi lebih tidak perlu cemas lagi untuk stok dan irit transport,” katanya.
Dampak keberadaan KNMP juga terlihat dari penataan area dan kebersihan lingkungan. Mukhlisin, nelayan sekaligus Wakil Bidang Usaha KNMP Karangduwur, mengatakan kondisi kampung nelayan sebelum adanya program tersebut tetap dikelola secara tradisional dan belum mempunyai beragam akomodasi pendukung seperti saat ini.
“Dulu sebelum adanya pembangunan KNMP, nelayan tetap tradisional. Untuk pengelolaannya tetap tradisional, belum ada akomodasi seperti KNMP nan sekarang. Terus terlalu kumuh, setelah adanya program KNMP ini masuk, di sini secara penataan lebih tertata rapi. Secara kebersihan juga lebih bersih daripada dulu sebelum ada KNMP,” jelasnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·