Kalsel Perkuat Pengamanan Kawasan Konservasi Perairan

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Kalsel Perkuat Pengamanan Kawasan Konservasi Perairan Kawasan konservasi perairan di Kalimantan Selatan.(Dok.Istimewa)

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat pengelolaan dan pengamanan area konservasi perairan. Luas area konservasi perairan di Kalsel mencapai lebih dari 179.000 hektare mencakup wilayah Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu. 

"Kawasan konservasi di Kalsel ini cukup luas dan jika tidak kita jaga maka bakal kian terancam. Luas area konservasi perairan ini mencapai 179 ribu hektare lebih," ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, Rabu (22/4).

Terkait perihal ini baru-baru tadi Dinas Perikanan dan Kelautan Kalsel telah meresmikan beroperasinya UPTD Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu. Ini menjadi UPTD ke 8 nan ada di Provinsi Kalsel. 

Rusdi Hartono, menegaskan pentingnya pengelolaan area konservasi laut nan tidak hanya menekankan aspek perlindungan, tetapi juga pemanfaatan berkelanjutan. Pihaknya berambisi masyarakat pesisir dapat memahami kewenangan dan tanggungjawab dalam memanfaatkan area konservasi, sekaligus berkontribusi menjaga keberlanjutan ekosistem perairan.

“Kami mau mendorong partisipasi aktif masyarakat, nelayan, dan pihak swasta dalam menjaga serta mengelola area konservasi perairan secara berkelanjutan. Pengelolaan area konservasi kudu mencakup pengaturan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari serta pengawasan terhadap aktivitas nan berpotensi merusak ekosistem perairan," ujarnya.

Kawasan konservasi perairan Kalsel seluas 179.659,89 ha terbagi menjadi Area I meliputi perairan Angsana, Tanah Bumbu (8.138,45 ha), area II: Perairan Sungai Loban, Tanah Bumbu (10.613,23 ha) dan area III: Pulau Laut-Pulau Sembilan, Kotabaru (158.717,40 ha).

Sedangkan kondisi terumbu karang diperairan Kalsel terus terancam. Dari total luas terumbu karang 9.443,15 ha tersisa sekitar 2.036,66 ha dalam kondisi baik, 25,79 ha sedang, dan 7.380,7 ha dalam kondisi rusak. Pemprov Kalsel menggencarkan transplantasi terumbu karang serta rehabilitasi area konservasi melalui penanaman mangrove. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑