Kalajengking Raksasa Praearcturus gigas Ditemukan, Predator Puncak 415 Juta Tahun

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Kalajengking Raksasa Praearcturus gigas Ditemukan, Predator Puncak 415 Juta Tahun Fosil Praearcturus gigas.(Dok: Trustees of the Natural History Museum)

PARA intelektual sukses mengungkap identitas original fosil hewan purba berumur 415 juta tahun nan sempat membingungkan peneliti selama lebih dari 150 tahun. Berdasarkan laporan terbaru pada 5 Juni 2026, spesimen tersebut teridentifikasi sebagai Praearcturus gigas, jenis kalajengking raksasa nan pernah menjadi predator puncak di masanya.

Hewan purba ini diperkirakan mempunyai panjang tubuh mencapai satu meter, menjadikannya kalajengking terbesar nan pernah tercatat dalam sejarah Bumi. Fosil ini pertama kali ditemukan pada tahun 1871, namun saat itu peneliti salah mengidentifikasinya sebagai krustasea raksasa lantaran kondisi fosil nan tidak utuh.

Penelitian ulang nan dipimpin oleh kurator artropoda fosil di Museum Sejarah Alam London, Richie Howard, menggunakan teknologi tomografi sinar-X untuk membedah anatomi spesimen secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan karakter unik kalajengking nan kuat, termasuk capit besar dengan jari nan dapat bergerak serta struktur sternum (tulang dada) nan identik dengan golongan kalajengking purba periode Silur.

“Pertanyaan terbesarnya adalah gimana hewan sebesar ini mendapatkan daya nan cukup. Kami menduga Praearcturus gigas mempunyai style hidup amfibi, berburu di daratan sekaligus di perairan dangkal untuk memangsa ikan primitif dan artropoda lainnya,” ujar Howard dalam keterangannya.

Keunikan lain dari jenis ini adalah adanya tonjolan menyerupai sayap pada sisi segmen perutnya, fitur nan tidak ditemukan pada kalajengking modern. Penemuan ini sekaligus menggeser garis waktu kemunculan artropoda raksasa di Bumi, ialah sekitar 50 juta tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya nan selama ini didominasi oleh Arthropleura (kaki seribu raksasa).

Pada periode Devon, lingkungan tempat tinggal Praearcturus didominasi oleh rawa-rawa dan tumbuhan primitif sebelum adanya rimba pepohonan modern. Keberhasilan pengungkapan identitas fosil nan telah tersimpan selama satu separuh abad ini menegaskan pentingnya teknologi modern dalam meninjau kembali koleksi sejarah alam di museum.

Fakta Menarik Praearcturus gigas:

  • Usia: Sekitar 415 juta tahun (Periode Devon Awal).
  • Ukuran: Panjang mencapai 1 meter.
  • Gaya Hidup: Diduga amfibi (hidup di darat dan air).
  • Status: Predator puncak di ekosistemnya. (Z-10)
Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑