Ramdani Bur
, Jurnalis-Selasa, 15 September 2026 |03:05 WIB

Fabio Lefundes tak masalah Java United kalah dari Persita Tangerang. (Foto: Media Java United)
PELATIH Java United, Fabio Lefundes, tidak ambil pusing dengan kekalahan timnya dari Persita Tangerang di lanjutan pekan kedua Super League 2026-2027 yang berjalan di Banten International Stadium, Minggu 13 September 2026 malam WIB. Fabio Lefundes mengatakan musim tetap panjang dan timnya tetap bisa terus berproses.
“Kompetisi baru dimulai dan perjalanan tim tetap panjang. Perlu kesabaran dalam sebuah proses untuk mencapai apa nan kita inginkan,” kata Fabio Lefundes dalam konvensi pers kelar laga.

Dalam laga tersebut, tiga gol tim tuan rumah dicetak Alexander Ramalingom (15’), Andrejic Aleksa (90’), Rayco Rodriguez (79’). Sementara itu, dua gol Laskar Kepodang Emas -julukan Java United- lahir melalui kaki dan kepala David Da Silva (penalti 30’, 37’).
1. Mudah Kebobolan lewat Bola Mati
Java United sejatinya bisa memimpin laga hingga mendekati 10 menit akhir pertandingan. Namun, Gustavo Franca dan kawan-kawan kandas mengantisipasi skema bola meninggal Persita Tangerang nan berbuah dua gol.
“Di babak pertama, kami bermain baik dan sukses mencetak dua gol. Namun, di babak kedua garis pertahanan kami terlalu turun sehingga banyak memberikan ruang untuk Persita,” kata Fabio Lefundes.
Lebih lanjut, ahli strategi asal Brasil itu mengatakan, “Kami kebobolan dua kali lewat bola mati. Tentu ada pertimbangan nan dilakukan mengenai perihal ini. Pemain kudu lebih kuat dalam melakukan duel. Selain itu, ada beberapa pertimbangan lain agar ke depan bisa lebih baik," tegas mantan pembimbing Persita Tangerang dan Borneo FC tersebut.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·