Kadin: Investasi Semester I Capai Separuh Target, Serap 1,5 Juta Pekerja

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie dalam konvensi pers Kadin Business Pulse Kuartal II 2026 di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan realisasi investasi Indonesia sepanjang semester I 2026 telah menembus separuh dari sasaran tahunan sebesar Rp 2.041 triliun.

“Dan di sini tidak heran andaikan kita lihat dari Rp 2.041 triliun nan diinginkan untuk investasi di Indonesia, setengahnya sudah tercapai di separuh alias di semester pertama,” ucap Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie, dalam sambutannya dalam Pertemuan Presiden dengan Pengusaha Kadin di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).

Anin menambahkan, capaian tersebut telah menciptakan nyaris 1,5 juta lapangan kerja baru. “Dan menghasilkan nyaris satu separuh juta pekerjaan baru,” ucap Anindya.

Untuk mengoptimalkan masuknya investasi, Anindya menyebut Kadin telah membentuk Kadin Global Engagement Office (GEO) nan bekerja memastikan beragam kerja sama perdagangan internasional, seperti Free Trade Agreement (FTA) dan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

“Dan juga setiap hari Jumat pada minggu kedua kami mengadakan suatu aktivitas diplomasi dengan seluruh duta besar dan kami keliling dari kementerian ke kementerian untuk memastikan bahwa hubungan antara luar negeri dan juga kepada Kadin wilayah dan asosiasi dapat melangkah dengan lancar,” jelas Anindya.

Berdasarkan info BPS, sekitar 92 persen PDB Indonesia ditopang oleh konsumsi masyarakat, investasi swasta, dan ekspor.

video story embed

“Sehingga Kadin merasa terpanggil untuk berkontribusi di 92 persen ekonomi kita. Dan ini termasuk tentunya UMKM, koperasi, BUMN, BUMD, perusahaan besar baik pusat maupun daerah,” tutur Anindya.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi pada Semester I 2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun. Nilai tersebut setara 49,5 persen dari sasaran investasi sepanjang 2026 sebesar Rp 2.041,3 triliun.

Rosan mengatakan, capaian tersebut diraih di tengah tantangan geopolitik dan geoekonomi global. Menurutnya, minat penanammodal untuk menanamkan modal di Indonesia tetap sejalan dengan sasaran nan ditetapkan pemerintah.

Ia menjelaskan, sepanjang Januari-Juni 2026, investasi nan direalisasikan penanammodal mencapai Rp 1.010,6 triliun alias tumbuh 7,2 persen secara tahunan (year on year).

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan