Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Menkes Minta Kelompok Rentan Jangan Keluar Rumahamp;nbsp;

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |12:07 WIB

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Menkes Minta Kelompok Rentan Jangan Keluar Rumah 

Ilustrasi karhutla. (Foto: dok pvproductions/Magnific)

JAKARTA - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat nan terdampak kabut asap dari kebakaran rimba dan lahan (karhutla) untuk tetap berada di rumah, khususnya bagi golongan rentan. Upaya ini untuk mengurangi paparan serta menggunakan masker, kacamata serta baju panjang jika kudu terpaksa ke luar rumah.

Hal itu disampaikan Budi menyusul kondisi kabut asap di wilayah terdampak karhutla semakin jelek dan ramai diperbincangkan di media sosial. Menurutnya, kondisi ini sangat berakibat bagi masyarakat khususnya golongan rentan seperti bayi hingga ibu hamil. 

“Kami di Kementerian Kesehatan memang memandang bahwa musibah ini dampaknya cukup besar terutama untuk kaum rentan. Kita melihatnya tuh orang tua, balita, dan juga ibu hamil,” kata Budi kepada wartawan di Kantor Kementerian Dalam Negeri.

Imbauan Kemenkes untuk Minimalisir Dampak Karhutla

Ia menyebut, tugas dari Kementerian Kesehatan dalam perihal ini adalah memastikan kondisi kesehatan masyarakat di tengah kabut asap dengan langkah memberikan imbauan dan edukasi untuk meminimalisir akibat paparan. 

Menurut Budi, masyarakat kudu segera bisa beradaptasi untuk meminimalisir paparan, seperti dengan langkah tetap berada di rumah dan tidak keluar selain ada kepentingan mendesak. 

“Yang saya sampaikan selalu adalah bahwa nomor satu jika bisa stay di rumah. Kalau sudah kondisinya seperti itu, kita tahu alamnya sudah seperti ini, kita sebagai manusia kudu bersegera beradaptasi dan usahakan stay di rumah. Jangan keluar selain betul-betul penting,” tuturnya.

Pakai Masker dan Kacamata Jika Harus Keluar Rumah

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑