Ilustrasi(MI/Rudi Kurniawansyah)
KABUT asap kebakaran rimba dan lahan (karhutla) terpantau mengarah ke Jakarta. Hal itu terpantau berasas info gambaran satelit nan dilansir di situs resmi polusi kabut asap lintas pemisah ASEAN di www.asmc.asean.org tertanggal 4 September 2026.
Posisi kabut asap nan sedikit lagi masuk ke Ibu Kota tetap terpantau hingga sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu (5/9). Namun kondisi kemudian kembali berbalik dalam pembaruan info terbaru tanggal 5 September 2026 nan menggeser kabut asap karhutla menjauh dari Kota Jakarta. Adapun kondisi tiupan angin dari Selatan Pulau Jawa menuju Utara lampau berputar di Kalimantan dan Sulawesi menuju arah timur laut China Selatan.
Saat ini Sabtu (5/9), dari info gambaran satelit terbaru di situs asmc.asean.org, kabut asap lintas pemisah tampak berkumpul di wilayah Sumatra bagian tengah dan selatan meliputi Provinsi Riau, Jambi, sebagian wilayah Sumatra Barat, dan wilayah Sumatra Selatan. Kemudian wilayah Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Sedangkan sebarannya terpantau menyelimuti sebagian wilayah Serawak, ujung Semenanjung Malaya, Malaysia, dan perairan di wilayah Natuna.
“Kabut asap tetap pekat berkumpul di langit Riau meski tidak membatasi jarak pandang di jalanan. Kualitas udara beberapa hari terakhir ini kembali menjadi tidak sehat. Kami berambisi hujan turun lagi seperti pada Minggu lalu,” ujar Lestari, penduduk Pekanbaru.(RK/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·