Airport Operation, Service and Security Division Head Bandara Internasional SMB II Palembang Verry Rizki Permana di Palembang, Kamis (15/10/2026).(Antara)
KONDISI kabut asap nan menyelimuti wilayah Palembang, Sumatra Selatan, mulai berakibat signifikan pada operasional transportasi udara. Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang melaporkan sebanyak 15 penerbangan terpaksa melakukan perubahan agenda keberangkatan alias retiming akibat terbatasnya jarak pandang (visibility).
Airport Operation, Service and Security Division Head Bandara Internasional SMB II Palembang, Verry Rizki Permana, mengonfirmasi bahwa penyesuaian agenda ini dilakukan oleh pihak maskapai untuk menjamin keselamatan operasional di tengah gangguan cuaca tersebut.
“Hingga saat ini, sudah ada 15 penerbangan nan melakukan retiming. Seluruh maskapai, baik penerbangan pagi maupun sore, melakukan penyesuaian jadwal,” ujar Verry di Palembang, Kamis (15/10/2026).
Pergeseran Jadwal dan Durasi Gangguan
Verry menjelaskan bahwa pola perubahan agenda dilakukan dengan menggeser waktu keberangkatan guna mencari celah jarak pandang nan lebih aman. Secara umum, penerbangan pagi digeser menjadi siang hari, sementara penerbangan sore dialihkan ke malam hari.
Penyesuaian ini tercatat sudah berjalan selama empat hari terakhir, terhitung sejak Senin. Kondisi kabut asap sendiri dilaporkan mulai memburuk sejak Sabtu pekan lalu, nan secara konsisten menyebabkan jarak pandang berada di bawah standar minimum operasional penerbangan pada jam-jam tertentu.
Data Operasional Bandara SMB II Terdampak Asap:
| Jumlah Penerbangan Retiming | 15 Penerbangan |
| Mulai Penyesuaian | Senin (4 hari terakhir) |
| Pola Perubahan | Pagi ke Siang, Sore ke Malam |
| Metode Informasi | Blast SMS dan WhatsApp |
Layanan Pemulihan bagi Penumpang
Pihak otoritas airport menyatakan dukungannya terhadap langkah maskapai dalam melakukan retiming. Hal ini dinilai lebih baik daripada membiarkan penumpang menunggu tanpa kepastian di bandara. Informasi mengenai perubahan agenda telah disampaikan oleh masing-masing maskapai kepada calon penumpang melalui pesan singkat massal (blast SMS) maupun aplikasi WhatsApp.
Selain koordinasi jadwal, pengelola Bandara SMB II juga telah menyiapkan jasa pemulihan (service recovery) bagi penumpang nan sudah terlanjur berada di area keberangkatan. Layanan tersebut mencakup pembagian makanan ringan, minuman, serta masker untuk mengantisipasi akibat jelek kualitas udara di sekitar bandara.
“Upaya tersebut merupakan bagian dari pelayanan airport untuk menjaga kenyamanan penumpang selama menunggu keberangkatan di tengah kondisi kabut asap nan memengaruhi operasional penerbangan,” pungkas Verry. (Ant/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·