Jurus Baru BPS di Sensus Ekonomi 2026, Target 30 Juta Pelaku Usaha

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Jurus Baru BPS di Sensus Ekonomi 2026, Target 30 Juta Pelaku Usaha

Badan Pusat Statistik (BPS) mulai mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). (foto: Okezone.com/BPS)

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mulai mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) nan dijadwalkan berjalan Mei–Juli mendatang. Sensus sepuluh tahunan ini menargetkan lebih dari 30 juta pelaku upaya di seluruh Indonesia, dari skala mikro hingga makro, untuk memetakan transformasi ekonomi nasional pasca pandemi.

Sekretaris Utama BPS, Zulkipli, menjelaskan bahwa SE2026 bakal menggunakan pendekatan baru, dengan konsentrasi menangkap kejadian ekonomi digital dan aktivitas ekonomi nan tidak terlihat secara fisik, tetapi mempunyai perputaran arus modal nan tinggi.

"Kali ini kami tidak mau mengulang kesalahan dari empat sensus sebelumnya. Pendekatannya bakal sedikit berbeda. Kami bakal mengedepankan support dan sinergi dari kementerian/lembaga serta seluruh asosiasi sejak awal kick-off untuk berkoordinasi dengan responden di seluruh Indonesia," ujar Zulkipli dalam Kick Off Publisitas Sensus Ekonomi 2026, Rabu (25/2/2026).

Zulkipli menyoroti anomali ekonomi saat ini, di mana banyak pusat perbelanjaan alias ruko terlihat kosong, namun mobilitas dan perputaran duit tetap tumbuh pesat berkah industri digital. Oleh lantaran itu, metode pendataan bakal diperluas, tidak hanya pada unit upaya nan mempunyai gedung bentuk (established), tetapi juga upaya rumahan alias daring.

"Walaupun kita bisa memandang langsung upaya fisik, nan tersimpan di rumah tangga kudu diurai melalui Survei Ekonomi 2026 ini," ungkap Zulkipli.

Untuk menyukseskan agenda besar ini, BPS bakal menerjunkan tim campuran nan terdiri dari pegawai internal, mahasiswa Politeknik Statistika STIS, hingga masyarakat umum sebagai petugas pendata lapangan.

Di sisi lain, Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital, Molly Prabawaty, mengingatkan bahwa tingkat respons dari pelaku upaya sangat berjuntai pada kejelasan narasi nan dibangun pemerintah.

Berdasarkan pertimbangan tahun 2025, kesiapan pelaku upaya untuk berperan-serta cukup baik, tetapi tetap ada keraguan mengenai privasi data. Sebanyak 68 persen pelaku upaya bersedia berperan-serta jika tujuan sensus dijelaskan dengan jelas, sementara 27 persen responden tetap ragu lantaran cemas info bakal disalahgunakan untuk kepentingan perpajakan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com