
Jorge Martin Ungkap Bedanya Duel dengan Bagnaia dan Marquez Rebutkan Gelar Juara (Aprilia)
JAKARTA - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, membandingkan perbedaan perebutan gelar juara saat bersaing dengan Francesco Bagnaia dan Marc Marquez. Ia menilai Marc Marquez lebih sadis dibandingkan Francesco Bagnaia.
1. Duel dengan Bagnaia
Jorge Martin pernah bersaing ketat dengan Francesco Bagnaia saat memperebutkan gelar juara MotoGP 2023 dan 2024. Pada 2023, Francesco Bagnaia sukses menjadi juara lewat pertarungan ketat hingga seri-seri terakhir.
Sementara pada 2024, meskipun hanya memenangkan tiga balapan dibandingkan 11 kemenangan nan diraih Francesco Bagnaia, Jorge Martin tampil lebih konsisten sepanjang musim. Jorge Martin akhirnya mengamankan gelar juara dengan kelebihan 10 poin.
Pada tahun ini, Jorge Martin kembali bersaing memperebutkan gelar juara. Bedanya, kali ini dia bersaing dengan pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez.
Marc Marquez melaju di MotoGP Mandalika 2026 (Foto: Ducati Corse)
Kini Jorge Martin memimpin klasemen sementara dengan 355 poin. Ia unggul 2 nomor atas Marc Marquez nan berada di posisi 2.
Jorge Martin mengaku, tak ada banyak perbedaan saat dirinya bersaing dengan Francesco Bagnaia maupun Marc Marquez.
Namun, dia juga mengakui Marc Marquez lebih menghukum setiap kesalahan nan dilakukan dibandingkan dengan Francesco Bagnaia.
"Bagi saya, tidak banyak perbedaan," ujarnya, melansir Crash, Minggu (18/10/2026).
2. Duel dengan Marquez
"Maksud saya, tentu saja, ini adalah Marc. Saya mempunyai pengalaman meraih dua gelar juara (di Moto3 dan MotoGP-red), sementara dia mempunyai pengalaman meraih sembilan gelar," katanya.
Karena itu, dia menegaskan, ini bukan sebuah keuntungan. "Yang jelas, menurut pengamatan saya, Marc lebih jarang melakukan kesalahan," ucapnya.
"Setiap kali Anda melakukan kesalahan kecil, dia langsung ada di sana untuk mengalahkan Anda. Dia selalu siap," katanya.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·