Jokowi Respons Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa di Jumat Pagi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Solo, CNN Indonesia --

Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penangkapan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa oleh interogator Polda Metro Jaya, Jumat (19/6) pagi.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik mengenai piagam Jokowi sejak beberapa bulan nan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi tak berkomentar banyak mengenai perkembangan terkini terhadap kasus nan dia laporkan setahun nan lampau itu. Ia mengatakan pihaknya siap mengikuti proses norma nan berlangsung.

"Kita ikuti proses norma nan ada sampai kelak di sidang di pengadilan. Karena kelak pengadilanlah nan bakal memutuskan," kata Jokowi saat ditemui di kediaman Sumber, Jumat (19/6) siang.

Pada beragam kesempatan, ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu mengaku siap menghadiri langsung proses persidangan jika diminta oleh hakim. Jokowi dengan tegas mengatakan dirinya tetap berkomitmen memenuhi janji tersebut.

"Ya hadir. Akan datang sesuai nan sudah saya sampaikan," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan saat ini ijazahnya tetap berada di tangan Polisi sebagai peralatan bukti dalam kasus tersebut.

"Iya. Masih di Polda," kata dia.

Sebelumnya, tersangka kasus tudingan piagam tiruan Jokowi, master Tifa dan Roy Suryo dikabarkan ditangkap polisi pada Jumat (19/6) pagi. Kabar ini dibenarkan oleh salah satu tim pengacara Roy Suryo, Petrus Selestinus, kepada CNNIndonesia.com.

"Hari ini, Jumat 19 Juni 2026, pada sekira pukul 07.00, pengguna kami Roy Suryo Notodiprojo dikabarkan oleh istrinya telah ditangkap oleh interogator Polda Metro Jaya. Pada saat nan bersamaan, kami juga mendapat info Tifauzia Tyassuma juga turut ditangkap," kata Petrus.

Dokter Tifa telah ditangkap oleh abdi negara kepolisian di apartemennya pada Jumat pagi (19/6) sekitar pukul 06.47 WIB.

(syd/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional