Sutradara Joko Anwar memicu rasa penasaran lewat pernyataan terbarunya mengenai pengembangan proyek Ghost In The Cell. Film nan dibintangi Abimana Aryasatya ini tengah sukses di bioskop dengan raihan 1,3 juta penonton sejak tayang 16 April lalu.
Sosok di kembali IP Pengabdi Setan itu mulai melirik kemungkinan memperluas cerita ke ranah berbeda, ialah lingkungan penjara perempuan.
"Ini tetap pembicaraan awal haha," kata Joko Anwar sembari tertawa ringan, kepada kumparan, Jumat (24/4).
Sutradara nan berkawan disapa Jokan ini menyebut rencana itu bakal dieksekusi andaikan Ghost In The betul-betul sukses. Menurutnya menarik andaikan rumor dalam Ghost In The Cell jenis laki-laki digarap dari perspektif perempuan.
"Tapi jika Ghost in the Cell sukses, bakal menarik juga untuk memandang rumor nan sama dari perspektif wanita ya," tambah Joko Anwar.
Lebih lanjut, Jokan mengaku belum membawa buahpikiran itu ke meja obrolan berbareng tim produksinya.
"Dan saya belum ngobrol juga sama produser-produserku," ucap Joko Anwar.
Sejak tayang perdana pada 16 April lalu, Ghost In The Cell telah mencuri perhatian. Ceritanya berpusat dengan kehidupan para narapidana laki-laki di sebuah penjara.
Mereka berkutat melawan entitas jahat nan mengincar kemarahan dan ketamakan setiap penunggu Lapas.
Film ini diperkuat oleh jejeran tokoh papan atas seperti Abimana Aryasatya, Aming, Rio Dewanto, Lukman Sardi, Bront Palarae, Tora Sudiro, Danang, Morgan Oey, Endy Arfian, dan Kiki Narendra.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·