John Herdman: Kartu Merah Thom Haye Hadiah Sekaligus Kutukan untuk Timnas Indonesia!

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Cikal Bintang , Jurnalis-Senin, 28 September 2026 |23:26 WIB

 Kartu Merah Thom Haye Hadiah Sekaligus Kutukan untuk Timnas Indonesia!

John Herdman sayangkan kartu merah nan diterima Thom Haye di laga Timnas Indonesia vs Malaysia. (Foto: Isra Triansyah/Okezone)

PELATIH Timnas Indonesia, John Herdman, menyebut kartu merah Thom Haye merupakan 'hadiah sekaligus Kutukan' untuk skuad Garuda. Pelatih asal Inggris itu menilai, kartu merah itu justru membikin Timnas Indonesia semakin solid.

Timnas Indonesia bermain seri dengan Malaysia tanpa gol di laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan itu berjalan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Senin (28/9/2026) malam WIB.

1. Thom Haye Kartu Merah di Menit 37

 Okezone/Isra Triansyah) Thom Haye terkena kartu merah di laga Timnas Indonesia vs Malaysia. (Foto: Okezone/Isra Triansyah)

Laga berjudul 'Derby Nusantara' itu diwarnai kartu merah di babak pertama. Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, diusir keluar oleh wasit setelah melakukan pelanggaran keras kepada Arif Aiman pada menit ke-37.

John Herdman menilai kartu merah tersebut menjadi bagian krusial dalam pertandingan melawan Malaysia. Bermain dengan 10 pemain justru membikin para penggawa Skuad Garuda kudu menghadapi tekanan lebih besar hingga pertandingan berakhir.

Menurut John Herdman, situasi tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk membangun kebersamaan ketika menghadapi kondisi sulit. Dia menyebut perjuangan dengan jumlah pemain nan lebih sedikit dapat menjadi pengalaman krusial bagi skuad Indonesia.

"Kartu merah malam ini memberi kesempatan bagi para pemain untuk menempa persaudaraan, belajar langkah berkompetisi berbareng di masa susah untuk negara mereka. Jadi, kartu merah ini adalah 'hadiah sekaligus kutukan'," ujar Herdman dalam konvensi pers pascalaga, Senin (28/9/2026).

John Herdman mengatakan para pemain tetap menunjukkan komitmen setelah kehilangan satu pemain. Dia menilai perjuangan tersebut memperlihatkan kemauan skuad Garuda untuk meraih hasil maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026.

"Mereka datang ke sini dan berkompetisi lantaran mereka peduli. Mereka mau menang dan mengangkat trofi nan belum pernah diraih tim mana pun sebelumnya," tutur pembimbing asal Inggris itu.

Kartu merah Thom Haye membikin Malaysia mempunyai kelebihan jumlah pemain sejak akhir babak pertama. Situasi tersebut membikin Timnas Indonesia kudu lebih banyak memperkuat dan menghadapi tekanan dari tim lawan.

Timnas Indonesia kemudian mengandalkan organisasi pertahanan untuk menjaga gawang tetap tidak kebobolan. Maarten Paes juga menjadi salah satu pemain nan mempunyai peran krusial menjaga skor tetap 0-0 hingga pertandingan berakhir.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑