Unggahan Jerinx
JAKARTA - Personel grup band Superman Is Dead, Jerinx menyuarakan kekesalannya soal sempat mengkritik pandemi COVID-19. Hal ini diungkap di tengah maraknya Epstein File nan menyebut adanya konsipirasi virus COVID-19 nan dibuat elit global.
Hal itu diungkap Jerinx di akun Instagram-nya @true_jrx. Ia mengatakan kritikannya soal pandemi COVID-19 saat itu hanya dianggap lelucon semata.
“Di awal plandemix saya menulis essay mengenai hubungan COVID-19 dengan Epstein files, diketawain. Bikin video tentang teknologi pembuatan wabah, dijadikan bahan lawakan,” tulis Jerinx, dikutip Kamis (5/2/2026).
Jerinx mengatakan beragam macam hujatan dilayangkan padanya saat dia mengkritik virus Corona nan menyerang sejak awal 2020 silam. Ia apalagi mengungkap disebut nirempati lantaran keras bersuara bakal pandemi tersebut.
Suami Nora Alexandra ini apalagi mengenang lagi dirinya nan masuk ruji-ruji besi lantaran menyebut COVID-19 hanyalah rekayasa.
“Halu, miskin empati, narsisis korban echo chambers & pengaruh Dunning Kruger, katanya. Lois & Rangga dibvnvh. Karakter Dharma dihancurkan. Ibu Siti & saya dipenjara,” tambahnya.
Di tengah maraknya isi Epstein Files nan kembali menyinggung persekongkolan rekayasa pandemi COVID-19 ini membuatnya semakin percaya bakal kebenaran pada pendapatnya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·