Jembatan di OKU Selatan Ambruk, Warga Tiga Dusun Terisolasi

Sedang Trending 5 hari yang lalu
Jembatan di OKU Selatan Ambruk, Warga Tiga Dusun Terisolasi Ilustrasi jembatan ambruk.(Dok. MI)

AKSES transportasi penduduk di tiga dusun di Desa Simpang Sender Tengah, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Sumatra Selatan (Sumsel), terputus total. Hal ini terjadi setelah jembatan penghubung utama di wilayah tersebut ambruk pada Minggu (14/6/2026) sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, Heri Pramono, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Jembatan diduga ambruk lantaran aspek usia gedung nan sudah tua serta ketidakmampuan struktur menahan beban kendaraan nan melintas.

Kronologi Kejadian

Saat peristiwa terjadi, satu unit truk bermuatan sedang melintasi jembatan tersebut. Akibat struktur nan tidak stabil, jembatan runtuh dan mengakibatkan truk jatuh ke dalam jurang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan kendaraan tersebut telah sukses dievakuasi dari letak kejadian.

Dampak dari ambruknya jembatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat di:

  • Dusun 3, Desa Simpang Sender Tengah
  • Dusun 4, Desa Simpang Sender Tengah
  • Dusun 5, Desa Simpang Sender Tengah

Mobilitas penduduk di ketiga wilayah tersebut sekarang lumpuh total. Untuk beraktivitas sehari-hari, penduduk terpaksa menggunakan jalur pengganti nan jaraknya jauh lebih memutar dan memerlukan waktu tempuh nan lebih lama.

Langkah Penanganan Darurat

BPBD berbareng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) OKU Selatan telah melakukan peninjauan langsung ke letak untuk melakukan kaji cepat. Tim teknis sedang memetakan tingkat kerusakan guna menyiapkan skema penanganan darurat agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat segera kembali normal.

upati OKU Selatan, Abusama, meminta penduduk untuk tetap tenang dan tidak memaksakan diri melintasi area jembatan nan rusak demi keselamatan. Pemerintah wilayah berkomitmen mempercepat proses pembangunan ulang prasarana tersebut.

Hingga saat ini, petugas di lapangan terus berjaga untuk memastikan tidak ada penduduk nan nekat melintasi area rawan tersebut sembari menunggu solusi teknis dari Dinas PUPR mengenai jembatan darurat alias perbaikan permanen. (Ant/H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia