Jemaah Haji Kloter PDG 04 Tiba di Padang, Dua Wafat di Tanah Suci

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Jemaah Haji Kloter PDG 04 Tiba di Padang, Dua Wafat di Tanah Suci Jemaah haji golongan terbang (kloter) pertama debarkasi Lampung tiba di Asrama Haji Lampung, Lampung, Sabtu (6/6/2026).(Antara/Ardiansyah)

JEMAAH haji asal Provinsi Bengkulu nan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 Padang (PDG 04) Debarkasi Padang telah tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatra Barat, pada Minggu (7/6) malam. Kepulangan jemaah ini diwarnai duka dengan berita wafatnya dua personil jemaah di Tanah Suci.

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA3804 nan membawa rombongan dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah mendarat dengan selamat di BIM pada pukul 19.13 WIB. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatra Barat, M. Rifki, berbareng jejeran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang.

M. Rifki mengonfirmasi bahwa jumlah jemaah nan tiba sebanyak 386 orang. Saat keberangkatan, Kloter PDG 04 tercatat membawa 387 jemaah. Namun, dua jemaah dilaporkan meninggal bumi di Arab Saudi.

"Dua jemaah nan wafat adalah Tukiman Sandy Kromo Karso, 54, asal Kota Bengkulu dan Mustina Abdul Basir, 66, asal Kabupaten Bengkulu Utara," ujar Rifki pada Senin (8/6).

Selain itu, terdapat satu jemaah mutasi masuk alias tanazul ke Kloter PDG 04 dari Kloter PDG 12. Jemaah tersebut adalah Nurhayati Aziz Nuh, 67, asal Kota Padang, nan dipulangkan lebih awal lantaran kondisi kesehatan nan memerlukan perawatan lebih lanjut di Tanah Air.

Rifki memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas kloter nan bekerja ekstra dalam mendampingi jemaah. Diketahui, Kloter PDG 04 hanya didampingi oleh dua petugas inti, ialah Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah nan merangkap tugas medis serta didukung satu petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

"Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras seluruh petugas. Meski jumlah personel terbatas, tugas pelayanan dapat dijalankan dengan baik hingga jemaah kembali ke Tanah Air," tambahnya.

Salah seorang jemaah asal Bengkulu, Hadi, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran ibadah tahun ini. Ia menilai penyelenggaraan haji tahun 2026 mengalami peningkatan kualitas pelayanan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah perjalanan kondusif dan tanpa hambatan. Pelayanan nan kami terima selama di Tanah Suci sangat baik dan ada peningkatan signifikan," kata Hadi.

Setelah menjalani proses pengarsipan dan transit selama kurang lebih empat jam di Padang, jemaah asal Bengkulu tersebut diterbangkan kembali ke wilayah asal pada Senin (8/6) awal hari. Mereka diberangkatkan menggunakan dua penerbangan Lion Air pada pukul 00.15 dan 00.45. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑