
Noel Ebenezer (Foto: Dok Achmad Al Fiqri/Okezone)
JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) mengaku masam lambungnya naik menjelang divonis majelis pengadil atas kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
"Yang jelas, Gerd naik, masam lambung saya,” ungkap Noel saat ditemui di Ruang Hatta Ali, PN Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
Noel mengaku berdebar menunggu vonis hakim. Apalagi, dia mengaku tak terbiasa bersidang. Namun, dia berambisi putusan pengadil dapat mewujudkan keadilan.
“Kita percayakan saja kepada hakim, lantaran kan kita sangat percaya bahwa pengadil bakal memberi sebuah keputusan nan seadil-adilnya,” ucap Noel.
Noel menyampaikan terima kasih kepada jaksa, penasihat hukum, serta rakyat Indonesia nan selama ini mendukungnya. “Lantas nan pasti perjuangan ini belum selesai. Bahwa praktik kejahatan para pengusaha nan memeras mengenai piagam dan lain-lain, saya tetap berjuang di garis mereka," ucapnya.
Noel pun siap dihukum meninggal jika dirinya terbukti melakukan pemerasan. “Komitmen saya dari awal kan jika saya terbukti memeras pengusaha, norma mati. Kalau tidak terbukti ya harapannya balasan seringan-ringannya lah,” kata Noel.
"Ya bebas kan harapannya bebas ya, tapi kan enggak mungkin lah ya. Tidak mungkin. Tapi ya nan namanya ekspektasi, angan kan mau nan terbaik lah. Apalagi saya sudah mengaku salah,” pungkasnya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·