Ketegangan meningkat di Meksiko jelang Piala Dunia 2026.(Dok. AFP)
KETEGANGAN di Meksiko meningkat signifikan menjelang pembukaan Piala Dunia 2026. Sekelompok demonstran nan berafiliasi dengan serikat pembimbing CNTE nekat menerobos gedung Kementerian Pendidikan di Mexico City pada Rabu (3/6) waktu setempat, hanya beberapa hari sebelum laga perdana di Stadion Azteca dimulai.
Aksi anarkistis tersebut dilaporkan melibatkan penggunaan tiang lampu jalan untuk mendobrak akses masuk kompleks kementerian. Akibatnya, sejumlah akomodasi publik mengalami kerusakan parah, termasuk pecahnya kaca gedung dan kerusakan pada pos penjagaan. Rekaman televisi lokal apalagi menunjukkan munculnya titik api mini di area gedung tersebut.
Gelombang protes ini dipicu oleh tuntutan kenaikan penghasilan dan pencabutan patokan pensiun nan dianggap merugikan sektor pendidikan. Meski pemerintah telah menyepakati kenaikan penghasilan sebesar 9%, golongan pembimbing menuntut kenaikan hingga 100%. Saat ini, penghasilan kotor awal pembimbing sekolah negeri di Meksiko berada di kisaran US$967 alias sekitar Rp17 juta (Mata Uang Rupiah) per bulan.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan bahwa pemerintah tidak bakal mengambil langkah represif meskipun situasi memanas di tengah persiapan sebagai tuan rumah berbareng Amerika Serikat dan Kanada. "Mereka mau kami melakukan represi menjelang Piala Dunia. Saya tidak bakal melakukan itu," tegas Sheinbaum dalam konvensi pers resmi.
Sebelum kejadian di kementerian, massa juga merobohkan sejumlah patung pemain sepak bola setinggi lima meter di area boulevard utama ibu kota. Mereka menakut-nakuti bakal terus melanjutkan tindakan selama turnamen berjalan jika tuntutan tidak dipenuhi. Sebelumnya, polisi sempat menembakkan gas air mata untuk menghalau massa nan mencoba mendekati area Fan Fest di Lapangan Zocalo pada Senin lalu.
Pemerintah Meksiko sekarang terus mengedepankan jalur perbincangan dan kembali membujuk golongan pembimbing untuk berunding. Otoritas berambisi bentrok internal ini tidak mengganggu kelancaran arena sepak bola terbesar di bumi tersebut. (AFP/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·