Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pidie, Aceh, sedang melaksanakan manasik.(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)
PANGGILAN Haji 1447 H/2026 M, segera tiba dihadapan ummat muslim untuk menunaikan rukun Islam nan ke-5. Para jemaah tamu Allah nan juga perindu berkunjung ke Makam Rasulullah Muhammad SAW, dengan ceria dan seperti tidak sabar menunggu hari-hari keberangkatan.
Mengapa tidak, 12 tahun sudah mereka antrean menanti hari-hari senang pergi ke tanah Rasul dan parah ambiya. Apalagi para jamaah nan pergi berbareng sekeluarga merindukan Masjidil haram hendak bersujud langsung di depan Baitullah.
Karena itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, H Ihsan menghimbau kepada Jemaah Calon Haji (JCH) setempat agar meningkatkan stamina dan memelihara kesehatan. Lalu menghindari aktivitas terlalu berat, menjaga pola hidup, mengatur pola makan serta cukup istirahat.
"Gelombang pertama Jemaah Calon Haji Pidie, berjumlah 138 orang, tergabung dalam Kloter 07 Aceh. Mereka masuk pondok tanggal 11 Mei 2026. Terbang pukul 11.55 Wib, pada 12 Mei, sudah tiba di tanah suci. Jadi dalam sisa waktu tiga pekan ini, tidak lagi berpergian jauh, jangan beraktivitas berat dan tidak sibuk dengan hal-hal tidak krusial hingga merusak agenda keberangkatan jemaah," tutur H Ihsan.
Dikatakan Ihsan, dalam menunaikan ibadah rukun Islam ke-5 memerlukan kesiapan bentuk nan memadai. Pasalnya dari 5 rukun Haji gayanya 1 nan bukan dilakukan secara bentuk ialah niat melaksanakan rangkaian ibadah haji. Sedangkan 4 lainnya semua memerlukan kekuatan fisik. Lebih-lebih lagi dilaksanakan di alam bebas dalam cuaca suhu panas.
"Hindari ketika menghitung hari hendak keberangkatan, tidak lagi sibuk dengan beragam aktivitas tidak penting. Sehingga tidak cukup istirahat, kurang tidur, akhirnya sakit sehingga terganggu keberangkatan. Lalu para tamu nan mau melakukan seremonial tradisi adat, agar memahami jangan sampai merusak keperluan pokok para jemaah" tambah Teungku Ihsan, nama akrabnya di panggil.
Sesuai penelusuran Media Indonesia, jumlah JCH asal Kabupaten Pidie tahun 2026 sebanyak 575 orang. Mereka tergabung dalam golongan terbang (kloter) 07 Aceh sebanyak 138, kloter 10 sebanyak 385 orang, kloter 11 hanya 1 orang dan terakhir tergabung dalam kloter 13 sebanyak 51 orang.
Adapun jemaah tertua dari Pidie, berjulukan Hanafiah Ali Taeb, berumur 95 tahun, asal Gampong (Desa) Dayah Andeue, Kecamatan Mila. Sedangkan jemaah termuda berjulukan Wilda Sakura, berumur 21 tahun, asal Gampong Pante, Kecamatan Simpang Tiga. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·