Jelang Implementasi B50, Pemerintah Pastikan Pasokan Aman dan Harga Ikut Formula

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Jajaran botol sampel biodiesel sawit diletakkan saat aktivitas pengetesan B50 sebagai bagian dari rencana strategis pemerintah untuk meningkatkan kadar campuran sawit di Lembang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (21/04/2026). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS

Pemerintah terus mematangkan aspek pasokan dan nilai menjelang penerapan biodiesel B50 secara nasional. Selain pengetesan teknis, kesiapan bahan baku dan skema penetapan nilai menjadi konsentrasi utama agar program melangkah stabil di lapangan.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut kesiapan bahan baku fatty acid methyl ester (FAME) tetap dalam kondisi aman. Meski begitu, kalkulasi rinci tetap dilakukan untuk memastikan kecukupan pasokan seiring potensi lonjakan kebutuhan.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan pemerintah optimistis suplai FAME bisa memenuhi kebutuhan program B50. Hal ini menjadi salah satu parameter krusial sebelum penerapan penuh dijalankan.

Seorang pekerja menggunakan telepon seluler di dekat jejeran jerigen bahan bakar saat aktivitas pengetesan B50 di Lembang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (21/04/2026). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS

“Kalau saya prediksi cukup. Cukup. FAME-nya cukup,” ujar Eniya saat ditemui di Lembang, Selasa (21/4/2026).

Di sisi lain, skema nilai biodiesel B50 bakal tetap merujuk pada formula nan selama ini digunakan pemerintah. Penetapan nilai bakal dilakukan secara berkala mengikuti sistem nan sudah berjalan.

“Mengikuti formula. Kalau itu mengikuti formula kan tiap bulan kita keluarkan harganya,” kata Eniya.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi dalam uji coba B50 di Lembang, Selasa (21/4). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Ia menambahkan, kalkulasi lanjutan tetap dilakukan berbareng Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas).

Langkah ini bermaksud untuk memproyeksikan kebutuhan konsumsi hingga akhir tahun sekaligus menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga.

Dengan kesiapan tersebut, pemerintah berambisi penerapan B50 tidak hanya melangkah lancar dari sisi teknis, tetapi juga bisa menjaga stabilitas pasokan dan nilai di pasar.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan