Jarak Pandang 300 Meter Imbas Karhutla, Penerbangan di Palangka Raya Terganggu

Sedang Trending 4 jam yang lalu
Bandara Tjilik Riwut Kota, Selasa (1/9/2026) Foto: kumparan

Dampak kabut asap kebakaran rimba dan lahan (karhutla) tetap terjadi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Imbasnya, aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Kota setempat sempat mengalami gangguan hingga pembatalan.

"Memang betul selama pemantauan kami ada beberapa gangguan operasional, puncaknya itu di tanggal 30 Agustus 2026," kata General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Darmawan, Selasa (1/9/2026).

Dari 18 planning pergerakan pesawat udara pada saat itu, hanya tiga pesawat nan terealisasi. Sedangkan 15 pesawat dibatalkan.

"Mengingat jarak pandang pada tanggal 30 Agustus tersebut hanya 300 meter sementara jarak kondusif untuk take off yaitu 1.500 hingga 2.000 meter," pungkasnya.

I Made menegaskan, aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut pada Selasa, 1 September 2026, mulai pagi hingga siang ini melangkah normal seperti biasanya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat nan menggunakan jalur udara agar senantiasa melakukan pengecekan perubahan agenda penerbangan. Mengingat kabut asap, khususnya di Kota Palangka Raya, tetap belum selesai.

"Semoga tim alias Satgas Karhutla nan ditunjuk dari pusat maupun wilayah diberikan kemudahan dan kesehatan," tandasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan