Janjikan Beasiswa Kedokteran China, Kades di Banyuwangi Tipu Korban Rp 150 Juta

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Harapan seorang ibu rumah tangga di Kota Malang berinisial IYW untuk memandang putranya, MRR menempuh pendidikan master di luar negeri kandas. Dia ditipu seorang Kepala Desa (Kades) asal Banyuwangi berinisial AS (34) nan menjanjikan danasiwa kedokteran di China.

Tidak sedikit kerugian nan dialami korban. Dia telah menyetorkan biaya nan diminta tersangka dengan dalih macam-macam sepanjang 25 Juni 2025 hingga 28 Juli 2025 demi bisa menguliahkan anaknya di kampus kedokteran China.

"Benar, lantaran kasus tipu gelap nan berkepentingan kita tetapkan sebagai tersangka dan sudah kita lakukan penahanan," kata Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Rahmad Aji Prabowo dilansir detikJatim, Senin (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua bermulai saat IYW memperoleh info mengenai program danasiwa berjudul "Kuliah Hebat" dari seorang pembimbing SMA Negeri di Malang. Didorong kemauan memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya, MRR lantas menghubungi nomor nan tertera pada brosur.

Dalam percakapan telepon itu, tersangka AS mengaku sebagai perwakilan PT Indo Universia Multinasional dan mengiming-imingi korban dengan danasiwa penuh di Hainan Medical University. Janji tersebut diklaim mencakup seluruh biaya kuliah, asrama, hingga duit saku bulanan.

"Modus tersangka adalah menawarkan danasiwa kuliah kedokteran di Cina dan korban diminta mengeluarkan sejumlah duit nan sudah dibayarkan," beber Aji.

Terbujuk klaim tersebut, korban sepakat bayar paket manajemen sebesar Rp 150 juta secara bertahap, mulai dari duit muka Rp 4 juta pada 25 Juni 2025 hingga pelunasan Rp 100 juta pada akhir Juli 2025 ke rekening PT Indo Universia. Tersangka apalagi meminta tambahan biaya pengurusan visa dan tiket family pendamping sebesar Rp 22,5 juta.

Baca buletin selengkapnya di sini.

Simak juga Video 'Terlilit Utang, Kades di Sidoarjo Bunuh Diri':

(rdp/idh)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑