Jangan Pakai Sabun! Begini Cara Koki Profesional Membersihkan Buah dan Sayur

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jangan Pakai Sabun! Begini Cara Koki Profesional Membersihkan Buah dan Sayur Ilustrasi(Magnific)

MENCUCI buah dan sayur sebelum dikonsumsi adalah langkah wajib untuk menjaga kesehatan keluarga. Namun, metode nan kita gunakan di rumah sering kali keliru akibat strategi pemasaran produk pembersih berbasis ketakutan. Banyak orang rela merogoh kocek lebih demi membeli sabun unik alias cairan semprot pencuci bahan makanan. Padahal, jurumasak ahli dan master keamanan pangan mempunyai langkah nan jauh lebih sederhana, murah, dan efektif.

Seorang jurumasak berilmu membagikan rahasia dapurnya mengenai langkah memperlakukan bahan segar agar terbebas dari kotoran, bakteri, hingga residu pestisida tanpa merusak kualitas dan nutrisinya.

1. Air Mengalir Adalah Kunci Utama

Berdasarkan pedoman dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat serta kebiasaan di dapur profesional, air dingin nan mengalir adalah perangkat terbaik untuk membersihkan produk segar. Anda hanya perlu membilas buah alias sayur selama 15 hingga 20 detik. Menggosok permukaan kulit buah nan keras, seperti apel, wortel, alias kentang, dengan sikat berbulu lembut sangat disarankan untuk mengangkat kotoran nan menempel di pori-pori kulit.

2. Hindari Penggunaan Sabun dan Bahan Kimia

Satu kesalahan besar nan sering dilakukan adalah mencuci bahan makanan menggunakan sabun cuci piring alias cairan pembersih khusus. Permukaan buah dan sayur berkarakter berpori (porous), sehingga cairan kimia tersebut dapat terserap ke dalam daging buah. Jika tertelan, sisa sabun ini justru bisa memicu gangguan pencernaan seperti diare dan mual. Penelitian juga menunjukkan tidak ada bukti kuat bahwa sabun unik lebih efektif meluruhkan pestisida dibanding air mengalir.

3. Metode Khusus untuk Sayuran Hijau dan Beri

Untuk sayuran berlapis seperti selada, kubis, alias brokoli, rendam terlebih dulu dalam mangkuk berisi air dingin selama beberapa menit agar pasir nan berlindung di sela-sela daun mengendap ke dasar wadah. Setelah itu, bilas kembali dengan air mengalir dan balikkan sayuran untuk meniriskan sisa airnya. Sementara untuk buah beri nan rentan seperti stroberi dan blueberry, proses pencucian sebaiknya dilakukan sesaat sebelum dikonsumsi agar buah tidak sigap lembek dan berjamur akibat kelembapan berlebih.

4. Jangan Kupas Sebelum Dicuci

Banyak orang berpikir bahwa mengupas kulit buah alias sayur secara otomatis menghilangkan pestisida. Faktanya, jika Anda mengupasnya dalam kondisi kotor, pisau dapat mentransfer kuman dari permukaan kulit langsung ke bagian dalam daging buah. Selain itu, mengupas kulit apel alias mentimun terlalu awal justru bakal menghilangkan kandungan serat dan nutrisi krusial nan ada di dalamnya.

Melalui teknik sederhana ini, Anda tidak perlu menjadi seorang intelektual roket untuk menyajikan makanan nan aman. Cukup gunakan air bersih mengalir, irit duit Anda dari produk pembersih nan tidak perlu, dan nikmati hidangan segar Anda dengan tenang. (EAting Well/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia