Ilustrasi(Dok Istimewa)
GUNA memastikan kelancaran operasional penerbangan haji, khususnya dalam penyediaan bahan bakar avtur di dua embarkasi utama, ialah Balikpapan dan Banjarmasin, maka PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan resmi mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026.
Pengaktifan Satgas ditandai dengan aktivitas pembukaan dan angan berbareng nan digelar secara hybrid di Aviation Fuel Terminal (AFT) Sepinggan Balikpapan dan AFT Syamsudin Noor Banjarmasin, serta diikuti seluruh AFT di wilayah Kalimantan.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, Selasa (21/4) mengatakan, langkah ini dilakukan seiring penetapan Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan Bandar Udara Syamsudin Noor sebagai embarkasi haji 2026 untuk wilayah Kalimantan. Secara nasional, operasional haji dimulai pada 21 April 2026 dari Yogyakarta, sementara keberangkatan dari Balikpapan dijadwalkan mulai 26 April dan Banjarmasin pada 24 April.
“Pembentukan Satgas Haji merupakan upaya memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh selama periode haji,’ ujarnya.
Melalui Satgas Haji 2026, lanjutnya, Pertamina memastikan seluruh aspek operasional melangkah optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan. Kesiapan tidak hanya pada stok avtur, tetapi juga penguatan pengendalian dan pemantauan penyaluran, support jasa kesehatan bagi petugas, serta keandalan tim.
Ia menambahkan, operasional selama musim haji berjalan selama 24 jam, sehingga kesiapan bentuk dan koordinasi tim menjadi aspek krusial dalam menjaga kelancaran layanan.
Sementara itu, Aviation Fuel Terminal Manager Sepinggan, I Ketut Sugawa, memastikan kesiapan teknis di lapangan telah dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana pendukung.
“Kami telah melakukan pemetaan personel dan memastikan seluruh akomodasi dalam kondisi andal. Termasuk inspeksi peralatan dan pengecekan sirkulasi hose pada platform refueller. Untuk ketahanan stok avtur, suplai kami siapkan dalam kondisi normal dengan koordinasi berkala agar kebutuhan tetap terpenuhi,” jelasnya.
Di wilayah Kalimantan, total jemaah haji reguler nan bakal dilayani mencapai 13.047 orang. Rinciannya, sebanyak 5.812 jemaah dari Kalimantan Timur dan 489 dari Kalimantan Utara bakal berangkat melalui Balikpapan. Sementara 5.187 jemaah asal Kalimantan Selatan dan 1.559 dari Kalimantan Tengah bakal diberangkatkan melalui Banjarmasin.
Pertamina berambisi seluruh rangkaian operasional haji tahun ini dapat melangkah lancar, aman, dan tepat waktu, seiring komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pengedaran energi, khususnya untuk mendukung kelancaran ibadah haji bagi jemaah Indonesia. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·