Jalani Sidang Tuntutan Kasus K3, Noel Mengaku Deg-degan dan Minta Dukungan Moral

Sedang Trending 45 menit yang lalu
Jalani Sidang Tuntutan Kasus K3, Noel Mengaku Deg-degan dan Minta Dukungan Moral Immanuel Embenezer Terdakwa Kasus Pemerasan Sertifikat K3(Dok MI)

EKS Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, mengaku tegang jelang pembacaan tuntutan dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Meski begitu, Noel menegaskan dirinya tetap mendukung upaya pemberantasan korupsi.

Pernyataan itu disampaikan Noel sebelum menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/5).

“Pertama, kita ngadepin, mental kita kuatlah ya. Kita berambisi kelak JPU menuntut kita serendah-rendahnya,” ujar Noel kepada wartawan.

Noel mengatakan dirinya berambisi proses norma nan dijalaninya bisa segera selesai dan tidak berlarut-larut. Ia mengaku kehidupan di dalam tahanan bukan perihal nan mudah dijalani.

“Kita berambisi proses ini sigap selesai. Jangan berlarut-larut, capek juga kita di dalam tahanan. Karena kita tahu nan namanya tahanan itu enggak enak,” katanya.

Meski demikian, Noel mengapresiasi pelayanan di rumah tahanan KPK nan disebutnya cukup baik. Ia apalagi sempat mendapatkan penanganan medis setelah mengalami sakit gigi cukup parah beberapa hari terakhir.

“Kemarin saya sakit gigi, muka saya sampai bengkak. Untung Karutan dan penjaga tahanan responsif, langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya sembari berbual menyebut wajahnya tampak “kayak digebukin tahanan”.

Dalam kesempatan itu, Noel juga meminta support moral dari masyarakat. Ia memastikan perjuangannya mengenai rumor pekerja tidak bakal berakhir meski tengah menghadapi perkara hukum.

“Semoga kelak selesai kasus ini, perjuangan saya tidak bakal berhenti. Kita tetap berjuang,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai kekhawatiran menghadapi tuntutan jaksa, mengingat sejumlah terdakwa kasus korupsi lain seperti Nadiem Makarim dan Ibrahim Arief namalain Ibam menerima tuntutan tinggi, Noel mengaku tetap mempunyai rasa takut secara manusiawi.

“Takut sih enggak, deg-deg ser,” kata Noel sembari tertawa kecil.

“Secara manusiawi saya punya rasa takut,” lanjutnya.

Meski begitu, Noel kembali berambisi jaksa penuntut umum dan majelis pengadil memberikan tuntutan serta putusan nan ringan terhadap dirinya.

“Saya minta support kawan-kawan media, semoga kelak JPU dan pengadil memutuskan serendah-rendahnya. Tapi tetap, komitmen kita melawan korupsi tidak berhenti,” tuturnya.

Kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 ini turut menyeret sejumlah pejabat dan ASN Kemnaker lainnya. Noel didakwa menerima gratifikasi miliaran rupiah dan satu unit motor Ducati Scrambler mengenai pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kemnaker. (Muhammad Ghifari A/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia