Jadi Tersangka KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Punya Harta Rp 234 M

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim mendadak menyerahkan diri ke KPK pada Rabu (3/6) malam. Ia baru selesai diperiksa interogator pagi ini dan turun menggunakan rompi tahanan berwarna oranye.

Langkah kooperatif Silmy ini merupakan buntut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) nan dilakukan pada Selasa (2/6) malam. Kala itu, interogator KPK sempat mencari keberadaan Silmy di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Terlepas dari itu, sebagai salah satu personil Kabinet Merah Putih, dia wajib melaporkan kekayaan kekayaannya kepada KPK. Terakhir, dirinya menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 14 Maret 2026 untuk periode pelaporan 2025.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam LHKPN tersebut, dia mengaku mempunyai kekayaan kekayaan sebesar Rp 234.596.795.910 (Rp 234,59 miliar). Sebagian besar kekayaannya berupa 11 aset tanah dan gedung nan seluruhnya berada di Jakarta dengan total nilai Rp 184.024.640.000 (Rp 184 miliar), serta kepemilikan surat berbobot alias saham.

Aset tanah dan gedung milik Wamen Imipas nan sekarang ditahan KPK itu terdiri atas:

Tanah dan gedung seluas 23 m²/167 m² di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp 4.399.615.000.
Tanah dan gedung seluas 396 m²/300 m² di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp 13.350.000.000.
Tanah dan gedung seluas 304 m²/627 m² di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp 25.000.000.000.
Tanah dan gedung seluas 743 m²/863 m² di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp 43.516.000.000.
Tanah dan gedung seluas 1.860 m²/853 m² di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp 31.924.900.000.
Tanah seluas 802 m² di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp 24.336.690.000.
Tanah dan gedung seluas 709 m²/632 m² di Jakarta Timur, hasil sendiri, Rp 13.413.095.000.
Tanah dan gedung seluas 701 m²/275 m² di Jakarta Timur, hasil sendiri, Rp 11.126.363.000.
Tanah dan gedung seluas 239 m²/239 m² di Jakarta Timur, hasil sendiri, Rp 1.707.977.000.
Tanah dan gedung seluas 39 m²/195 m² di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp 7.750.000.000.
Tanah dan gedung seluas 39 m²/195 m² di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp 7.500.000.000.

Kemudian, Silmy Karim juga tercatat mempunyai tujuh aset transportasi dan mesin dengan total nilai Rp 8.475.000.000. Aset tersebut terdiri atas empat mobil dan tiga sepeda motor, yakni:

Motor Harley-Davidson tahun 2003, hasil sendiri, Rp 450.000.000.
Motor Harley-Davidson tahun 1998, hasil sendiri, Rp 450.000.000.
Mobil Jeep CJ7 tahun 1988, hasil sendiri, Rp 275.000.000.
Mobil Mercedes-Benz G63 tahun 2022, hasil sendiri, Rp 6.000.000.000.
Mobil Toyota Land Cruiser tahun 1981, hasil sendiri, Rp 350.000.000.
Mobil Jeep Wrangler tahun 1996, hasil sendiri, Rp 450.000.000.
Mobil Mercedes-Benz 280E tahun 1979, hasil sendiri, Rp 500.000.000.

Di luar itu, dia mengaku mempunyai kekayaan bergerak lainnya senilai Rp 11.390.000.000 (Rp 11,39 miliar) dan surat berbobot senilai Rp 8.695.320.000 (Rp 8,69 miliar). Selain itu, dia juga mempunyai kas dan setara kas sebesar Rp 31.007.358.544 (Rp 31 miliar).

Silmy tercatat mempunyai utang sebesar Rp 8.995.522.634 (Rp 8,99 miliar). Dengan demikian, total kekayaan bersihnya mencapai Rp 234.596.795.910 (Rp 234,59 miliar).

(igo/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance