:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564529/original/002500500_1776949371-1_copy.jpg)
1/11
Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah, menjawab pertanyaan pewarta usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564530/original/039981400_1776949371-2_copy.jpg)
1/11
Khalid Zeed Abdullah Basalamah kembali memenuhi panggilan interogator Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Kamis (23/4/2026). Tampak dalam foto, Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564531/original/067734200_1776949371-3_copy.jpg)
1/11
Khalid Basalamah tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, sekitar pukul 15.45 WIB. Tampak dalam foto, Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah (kiri), usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564532/original/096656900_1776949371-4_copy.jpg)
1/11
Khalid Basalamah diperiksa sebagai saksi mengenai kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tambahan tahun 2023-2024. Tampak dalam foto, Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah (kiri), usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564533/original/033299300_1776949372-5_copy.jpg)
1/11
Khalid Basalamah diperiksa sebagai pemilik biro travel haji dan umrah Uhud Tour (PT Zahra Oto Mandiri Uhud Tur). Tampak dalam foto, Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah (tengah), usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564534/original/064452200_1776949372-6.jpg)
1/11
Sebagai informasi, pemeriksaan Khalid Basalamah merupakan bagian dari rangkaian pengusutan maraton nan dilakukan KPK terhadap sejumlah ketua pemasok travel Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Tampak dalam foto, Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah (kedua kanan), usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564535/original/094326400_1776949372-7.jpg)
1/11
Pemeriksaan ini guna membongkar aliran biaya berjenjang nan diduga melibatkan pejabat tinggi di Kementerian Agama (Kemenag). Tampak dalam foto, Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah (kanan), usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564536/original/019931300_1776949373-8.jpg)
1/11
Hingga kini, interogator KPK tetap terus mendalami dugaan penyimpangan dalam pembagian 20.000 kuota haji tambahan dari pemerintah Arab Saudi nan diduga tidak dikelola sesuai patokan di Kementerian Agama. Tampak dalam foto, Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah (kedua kiri), usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564537/original/047760700_1776949373-9.jpg)
1/11
Untuk kasus ini, KPK sudah menetapkan dua orang tersangka, ialah Menteri Agama periode 2020-2024, Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz namalain Gus Alex selaku staff khusus. Tampak dalam foto, Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564538/original/098074700_1776949373-10.jpg)
1/11
Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah, menjawab pertanyaan pewarta usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564539/original/055327800_1776949374-11.jpg)
1/11
Direktur/Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) nan juga pendakwah, Khalid Zeed Abdullah Basalamah, menjawab pertanyaan pewarta usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·