Jakarta -
Market Overview
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (7/5) di area hijau dengan kenaikan 1,15% ke posisi 7.174,32. Penguatan indeks didorong sejumlah saham unggulan seperti BBCA nan naik 4,62%, BBRI menguat 4,75%, serta MORA nan melonjak 19,62%.
Sebaliknya, saham TPIA terkoreksi 10,20%, diikuti AMMN turun 7,20%, dan BRPT nan melemah 5,68%. Aktivitas penanammodal asing juga tetap mencatat jual bersih Rp 360,34 miliar di pasar reguler dan Rp76,39 miliar di seluruh pasar.
Dari sisi sektor, kebanyakan indeks sektoral bergerak menguat. Sektor kesehatan memimpin penguatan sebesar 2,01%, sementara sektor basic industry menjadi nan paling tertekan dengan penurunan 1,62%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen dunia turut menjadi perhatian pasar setelah bursa saham Amerika Serikat ditutup di area merah. Indeks Dow Jones melemah 0,63% ke level 49.596, S&P 500 turun 0,38% ke posisi 7.337, sedangkan Nasdaq terkoreksi 0,13% ke level 25.806.
Pelaku pasar juga menantikan info persediaan devisa Indonesia periode April. Sebelumnya, posisi persediaan devisa Maret tercatat turun menjadi US$ 148,15 miliar dibanding Februari sebesar US$ 151,90 miliar. Di sisi lain, pergerakan ETF Indonesia offshore EIDO nan condong mendatar menjadi salah satu aspek nan dicermati investor, meski MSCI Indonesia menguat 1,56%.
Berita Emiten
Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO)
COCO resmi menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dengan Metaside Global Holding Pte Ltd. untuk mengakuisisi 99,99% saham PT Sari Murni Abadi alias Momogi Group pada 6 Mei 2026.
Akuisisi tersebut membuka kesempatan ekspansi upaya lebih luas, mengingat Momogi Group telah mempunyai jaringan produksi di Indonesia dan Vietnam. Di Indonesia, akomodasi manufaktur Momogi berada di Jawa Barat dan Jawa Timur. Sementara di Vietnam, perusahaan mempunyai dua akomodasi produksi melalui integrasi dengan Bibica Corporation, emiten makanan ringan nan telah beraksi lebih dari 20 tahun.
Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
TPIA melaporkan progres pembangunan proyek Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) melalui anak upaya PT Chandra Asri Alkali telah mencapai 66%. Saat ini proyek memasuki tahap pengembangan prasarana logistik utama seperti jetty dan tangki penyimpanan.
Fasilitas nan ditargetkan mulai beraksi pada kuartal I-2027 itu dirancang mempunyai kapabilitas produksi 827 ribu ton soda kaustik dan 500 ribu ton EDC per tahun. Produksi soda kaustik disebut berpotensi mengurangi ketergantungan impor hingga senilai US$293 juta per tahun, sedangkan produk EDC diarahkan untuk pasar ekspor dengan potensi devisa mencapai US$300 juta per tahun.
Selama tahap konstruksi, proyek tersebut telah melibatkan sekitar 3.000 tenaga kerja dan diproyeksikan membuka tambahan 250 lapangan kerja baru ketika operasional penuh dimulai.
Indosat Tbk (ISAT)
Di sektor telekomunikasi, ISAT memutuskan pembagian dividen tunai tahun kitab 2025 sebesar Rp 111 per saham dengan total nilai Rp3,57 triliun. Nilai tersebut setara dengan 64,91% dari untung bersih nan diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 5,51 triliun.
Jumlah dividen meningkat dibanding tahun sebelumnya nan sebesar Rp 83,8 per saham. Perseroan juga membukukan pertumbuhan pendapatan 1,13% menjadi Rp 56,52 triliun sepanjang 2025. Laba bersih tercatat naik 10,34% menjadi Rp 5,82 triliun, sedangkan untung nan diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 12,20% menjadi Rp 5,51 triliun.
Pada penutupan perdagangan Kamis (7/5), saham ISAT berada di level Rp2.150 per saham. Adapun cum date dividen ditetapkan pada 13 Mei 2026 dan pembayaran dividen dijadwalkan berjalan pada 5 Juni 2026.
Rekomendasi Saham Hari Ini
ICBP - Buy 7100-7175 | TP 7275-7325 | SL 6850
BBTN - Buy 1405-1420 | TP 1440-1460 | SL 1340
PNLF - Buy 262-268 | TP 274-280 | SL 250
KETR - Buy 535-555 | TP 575-585 | SL 510
BRIS - Buy 1970-1990 | TP 2020-2070 | SL 1880
Disclaimer: Ingat, bahwa segala kajian dan rekomendasi saham dalam tulisan ini berkarakter informatif sekaligus bukan merupakan rayuan untuk membeli alias menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing penanammodal sesuai dengan profil akibat dan tujuan finansial pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.
(ang/ang)
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·