Iran Tutup Selat Hormuz, Ancam Batalkan Gencatan Senjata Menyusul Serangan Israel ke Lebanon

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Iran Tutup Selat Hormuz, Ancam Batalkan Gencatan Senjata Menyusul Serangan Israel ke Lebanon

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

JAKARTA – Iran pada Rabu (8/4/2026) memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk memilih antara gencatan senjata alias “perang berkepanjangan melalui Israel,” menegaskan bahwa Washington “tidak dapat mempunyai keduanya.” Peringatan ini disampaikan setelah Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon, nan melanggar salah satu syarat Iran untuk melakukan gencatan senjata.

“Syarat-syarat gencatan senjata Iran-AS jelas dan eksplisit: AS kudu memilih—gencatan senjata alias perang berkepanjangan melalui Israel. AS tidak dapat mempunyai keduanya,” tulis Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi di platform media sosial X, sebagaimana dilansir Anadolu.

“Dunia memandang pembantaian di Lebanon. Bola ada di tangan AS, dan bumi sedang mengawasi apakah AS bakal bertindak sesuai komitmennya.”

Mengutip sumber nan terinformasi, instansi buletin semi-resmi Iran, Tasnim, sebelumnya melaporkan bahwa Teheran bakal menarik diri dari gencatan senjata dengan AS jika Israel terus melanggarnya melalui serangan terhadap Lebanon.

Teheran telah menutup kembali Selat Hormuz menyusul serangan Israel terhadap Lebanon, nan menewaskan setidaknya 265 orang.

Tentara Israel mengatakan telah menyerang lebih dari 100 letak “dalam waktu 10 menit” di beragam wilayah Beirut, Lembah Beqaa, dan Lebanon selatan, dalam serangan terkoordinasi “terbesar” sejak dimulainya operasi saat ini di Lebanon.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com