Logo Komite Olimpiade Rusia (ROC)(AFP/NATALIA KOLESNIKOVA)
KOMITE Olimpiade Internasional (IOC) secara resmi mencabut penangguhan sementara terhadap Komite Olimpiade Rusia (ROC). Keputusan ini mengakhiri masa hukuman nan sebelumnya telah diberlakukan sejak 12 Oktober 2023.
Melansir info dari laman resmi IOC, Rabu (8/7), otoritas tertinggi olahraga bumi tersebut juga mengeluarkan rekomendasi kepada federasi-federasi olahraga internasional. Dalam rekomendasinya, IOC menyatakan bahwa larangan bertanding bagi atlet-atlet Rusia sekarang sudah tidak lagi berlaku.
Langkah ini membuka pintu lebar bagi atlet berkebangsaan Rusia untuk kembali bersaing di kancah internasional. Salah satu agenda krusial nan sekarang dapat diikuti oleh mereka adalah rangkaian kualifikasi menuju Olimpiade 2028 nan bakal digelar di Los Angeles.
Alasan Pencabutan Penangguhan
Keputusan strategis ini diambil setelah Komisi Urusan Hukum IOC melakukan kajian mendalam. Berdasarkan tinjauan tersebut, ROC diketahui telah memenuhi syarat utama, ialah tidak lagi memasukkan organisasi olahraga regional nan berada di bawah yurisdiksi Komite Olimpiade Nasional (NOC) Ukraina sebagai personil mereka.
Selain itu, pihak ROC telah memberikan konfirmasi resmi bahwa mereka tidak melakukan, dan berkomitmen untuk tidak bakal melakukan, aktivitas apa pun di wilayah-wilayah sengketa tersebut di masa depan.
Ringkasan Status Komite Olimpiade Rusia (ROC)
| Mulai Penangguhan | 12 Oktober 2023 |
| Penyebab Sanksi | Pengakuan organisasi olahraga di wilayah Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia |
| Status Saat Ini | Penangguhan Dicabut (Sementara) |
| Target Kompetisi | Kejuaraan Internasional & Kualifikasi Olimpiade 2028 |
Pengawasan Ketat dan Aturan Identitas
Meski penangguhan telah dicabut, Dewan Eksekutif IOC menegaskan bakal terus memantau aktivitas ROC secara ketat, terutama mengenai situasi di wilayah yurisdiksi Ukraina. IOC memegang kewenangan penuh untuk mengambil langkah norma alias hukuman lebih lanjut jika ditemukan pelanggaran di kemudian hari.
Terkait penggunaan atribut negara seperti bendera, lagu kebangsaan, hingga warna identitas Rusia dalam arena Olimpiade, IOC belum memberikan keputusan final. Hal tersebut bakal ditentukan pada waktu nan dianggap tepat oleh majelis eksekutif.
Terakhir, IOC menekankan bahwa setiap atlet Rusia nan mau kembali berkompetisi wajib memenuhi seluruh persyaratan antidoping nan relevan sebagai syarat absolut partisipasi dalam kejuaraan internasional. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·