Investasi Masa Tua, Ini Satu Latihan Terbaik Menurut Ahli Fisioterapi

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Investasi Masa Tua, Ini Satu Latihan Terbaik Menurut Ahli Fisioterapi Ilustrasi(Magnific)

MENGINJAK usia senja dengan tubuh nan tetap bugar, mandiri, dan bebas bergerak adalah angan semua orang. Untuk mencapai sasaran tersebut, menjaga massa otot dan kekuatan tubuh sejak awal menjadi kunci utama. Menariknya, para mahir fisioterapi sepakat bahwa ada satu jenis rumpun latihan fungsional terbaik nan paling direkomendasikan untuk menunjang mobilitas dan kesehatan jangka panjang.

Latihan tersebut adalah latihan kekuatan (strength training) nan berfokus pada aktivitas fungsional tubuh. Sederhananya, ini adalah latihan nan melatih otot-otot besar untuk menunjang aktivitas sehari-hari, seperti berdiri dari kursi, berjalan, hingga membawa peralatan belanjaan.

Para master menjelaskan penuaan secara alami bakal menurunkan performa tubuh. Jaringan tubuh menjadi kurang elastis, nan memicu kekakuan otot dan penurunan ruang mobilitas sendi. Di sinilah pentingnya intervensi latihan kekuatan nan terstruktur.

Dengan konsisten melatih otot, seseorang tidak hanya mempertahankan kemandirian bentuk di masa depan, tetapi juga memberikan perlindungan ekstra pada kesehatan sistem saraf dan otak. Penguatan otot di area inti (core), punggung, dan kaki secara otomatis bakal meningkatkan keseimbangan tubuh dan menurunkan akibat cedera fatal akibat terjatuh.

Bagi pemula nan mau memulai, para mahir menyarankan untuk menerapkan patokan 10 persen. Artinya, peningkatan beban latihan, baik dari segi durasi, intensitas, maupun frekuensi, hanya boleh dinaikkan maksimal 10% setiap minggunya. Batasan ini sangat krusial untuk mencegah terjadinya cedera akibat penggunaan otot nan berlebihan (overuse syndrome) sekaligus memberikan waktu bagi tubuh untuk beradaptasi secara bertahap.

Selain itu, ragam dalam latihan juga sangat krusial agar otot tidak mengalami kejenuhan. Mengombinasikan aktivitas kekuatan dengan latihan elastisitas seperti peregangan tetap selama 30 detik pada otot-otot utama, dinilai efektif menjaga postur tubuh tetap tegap.

Untuk hasil nan optimal dan aman, berkonsultasi dengan mahir fisioterapi sangat disarankan. Melalui pendampingan profesional, seseorang dapat mempelajari teknik aktivitas nan benar, menetapkan sasaran nan realistis, serta menyusun rutinitas latihan nan berkepanjangan sesuai dengan batas bentuk masing-masing. Bersikap konsisten dan berkomitmen penuh pada proses adalah kunci utama lantaran dalam kesehatan bentuk bertindak hukum: "jika Anda tidak melatihnya, Anda bakal kehilangannya." (Eating Well/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia