Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 01 September 2026 |19:26 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, realisasi keahlian ekonomi serta efektivitas fiskal sepanjang 2026 di DPR. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA – Pemerintah merancang arah kebijakan ekonomi dan fiskal tahun 2027 guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional nan lebih tinggi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Strategi ini disusun dengan mempertimbangkan daya tahan ekonomi domestik di tengah tingginya ketidakpastian pasar global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, realisasi keahlian ekonomi serta efektivitas fiskal sepanjang 2026 menjadi dasar utama dalam merumuskan arsitektur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
“Dengan mencermati perkembangan ekonomi terkini serta prospek ke depan, arah kebijakan ekonomi dan fiskal tahun 2027 dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nan lebih tinggi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja berbareng Komisi XI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Purbaya juga menekankan bahwa sasaran pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027 hanya dapat diraih melalui kerjasama nan erat antara pemerintah, Bank Indonesia, regulator sektor keuangan, bumi usaha, hingga pemerintah daerah.
“Diperlukan sinergi dan kerjasama nan kuat antara kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan bumi upaya sehingga masing-masing instrumen dapat bekerja secara optimal, proporsional, dan saling menguatkan,” kata Purbaya.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·