Ini Tips Memilih Minuman Probiotik yang Sehat

Sedang Trending 14 jam yang lalu
Ini Tips Memilih Minuman Probiotik nan Sehat Ilustrasi(magnific)

MINUMAN probiotik sering kali dianggap sebagai pilihan instan untuk hidup sehat. Namun, masyarakat diingatkan untuk tidak asal konsumsi tanpa mencermati kandungan di dalamnya. Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Prof Lilis Nuraida, menekankan pentingnya membaca label bungkusan guna memastikan faedah kesehatan nan optimal.

Menurut Prof Lilis, probiotik adalah mikroorganisme hidup nan memberikan faedah bagi kesehatan saluran pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah cukup. Berbeda dengan unsur gizi biasa, probiotik bekerja dengan menjaga keseimbangan mikrobiota di dalam usus.

Waspadai Kandungan Gula Tambahan

Salah satu poin krusial nan disoroti adalah kandungan gula dalam produk probiotik. Prof Lilis menjelaskan bahwa secara fungsional, probiotik tidak memerlukan gula sederhana untuk bekerja di dalam kolon (usus besar).

"Gula sederhana diserap oleh usus halus, sehingga pangan probiotik sebenarnya tidak perlu mengandung gula. Gula hanya berfaedah sebagai pemberi rasa," jelasnya.

Ia mengingatkan konsumen untuk mempertimbangkan total asupan gula harian jika produk nan dipilih mempunyai kadar gula tinggi agar tidak berakibat jelek bagi kesehatan lainnya.

Memahami Perbedaan Probiotik, Prebiotik, dan Sinbiotik

Sering kali masyarakat bingung membedakan antara probiotik dan prebiotik. Prof Lilis menegaskan bahwa keduanya adalah komponen nan berbeda namun saling berangkaian dalam mendukung kesehatan pencernaan.

Istilah Definisi & Karakteristik
Probiotik Mikroorganisme hidup (bakteri baik) nan menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Prebiotik Senyawa (serat pangan tertentu) nan tidak dicerna usus atas dan menjadi makanan bagi kuman baik di kolon. Contoh: FOS, GOS, dan Inulin.
Sinbiotik Produk pangan nan mengandung kombinasi probiotik dan prebiotik sekaligus.

Panduan Membaca Label Pangan

Sesuai ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), konsumen diimbau untuk lebih teliti memandang info pada kemasan. Hal-hal nan perlu diperhatikan meliputi jenis mikroorganisme, galur nan digunakan, serta jumlah sel hidup.

Untuk mendapatkan faedah nyata, Prof Lilis menyebut takaran konsumsi nan ideal adalah berkisar antara 100 juta hingga satu miliar sel hidup. Dengan memahami nomor ini, konsumen dapat menentukan takaran konsumsi nan diperlukan tubuh.

Catatan Penting: Tidak semua pangan fermentasi otomatis mengandung probiotik. Meski demikian, pangan fermentasi tetap berfaedah lantaran mengandung senyawa bioaktif nan terbentuk selama proses pengolahan.

Kesehatan Usus Melalui Pola Makan Seimbang

Menjaga kesehatan pencernaan tidak kudu selalu berjuntai pada produk kemasan. Prof Lilis menyarankan pola makan bergizi seimbang sebagai fondasi utama. Konsumsi alami seperti buah-buahan, sayuran, umbi-umbian, dan serealia utuh merupakan sumber prebiotik alami nan sangat baik.

"Makanan bergizi seimbang dan beragam secara alami dapat mendukung pertumbuhan mikrobiota usus. Dengan membatasi gula, garam, dan lemak, kita mendukung kekuasaan mikrobiota usus nan menyehatkan," pungkasnya. (Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia