Ini Status Lahan di Tanah Abang Tempat Maruarar dan Hercules Adu Argumen

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Lahan untuk pembangunan rumah susun (rusun) nan berada di dekat Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat sempat menjadi perdebatan antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara dan Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Rosario de Marshal alias Hercules.

Adapun lokasinya berada tak jauh dari jembatan jalan alias fly over nan melintas di rel dekat Stasiun Tanah Abang, tepatnya berada di belakang Pasar Tanah Abang Blok G.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di letak tersebut pada Kamis (9/4/2026), lahan tersebut saat ini digunakan untuk tempat parkir kendaraan truk pengangkut barang-barang busana nan bakal dijual di Pasar Tanah Abang.

Tentunya, lahan parkir tersebut dijaga ketat oleh petugas keamanan. Saat ditemui, petugas mengungkapkan sejatinya lahan tersebut milik negara, dalam perihal ini PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI. Namun, sejak puluhan tahun, lahan tersebut dikelola oleh Hercules.

"Kalau dibilang lahan ini punya siapa, ya sebenarnya memang punya negara, tapi kan berpuluh-puluh tahun enggak di apa-apain, tahu sendiri jika ada lahan kosong, bagaimana," kata salah satu warga di letak tersebut, Kamis (9/4/2026).

Sayangnya, Ia tidak mengetahui pasti kapan lahan tersebut dikuasai oleh Hercules. Tetapi, Ia hanya mengetahui sudah dikuasai puluhan tahun.

"Engga tahu dari kapannya, hanya pihak Hercules nan tahu, tapi sepertinya sudah puluhan tahun," jelasnya.

Lokasi tempat Hercules dan Menteri Maruarar Sirait adu argumen di Tanah Abang, Jakarta. (CNBC Indonesia/Chandra DwI)Foto: Lokasi tempat Hercules dan Menteri Maruarar Sirait adu argumen di Tanah Abang, Jakarta. (CNBC Indonesia/Chandra DwI)
Lokasi tempat Hercules dan Menteri Maruarar Sirait adu argumen di Tanah Abang, Jakarta. (CNBC Indonesia/Chandra DwI)

Sebelumnya, Menteri Ara mendatangi lahan kosong milik negara di area Tanah Abang, Jakarta Pusat, nan selama ini dikuasai organisasi masyarakat (ormas).

Dalam aktivitas pengecekan lahan nan diunggahnya di akun IG miliknya, Ara sempat berdebat dengan Hercules.

GRIB diketahui memang menguasai beberapa lahan di area Tanah Abang. Tanah milik negara ini sedianya bakal digunakan untuk pembangunan kediaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah alias MBR.

"Tujuan saya mau membangun untuk rumah rakyat di sini. Jadi bukan untuk pengembang, dan sebagainya," kata Ara saat berjumpa Hercules dan beberapa orang perwakilan ormas, dikutip Kamis (9/4/2026).

Menanggapi permintaan Ara, Hercules menyebut lahan nan dikelola ormasnya memang lahan milik negara, namun statusnya adalah HPL (Hak Pengelolaan Lahan).

Hercules menegaskan, jika memang negara menginginkan lahan di Tanah Abang, dia maupun ormasnya tak keberatan jika lahan tersebut dilepaskan untuk dibangun hunian.

"HPL itu untuk mengelola lahan tapi bukan untuk memiliki, jika ini negara punya, hari ini pun saya serahkan," kata Hercules.

(chd/wur) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News