Ilustrasi(Magnific)
BAWANG, baik bawang merah, bawang putih, maupun bawang bombay, merupakan ramuan dapur utama nan nyaris selalu datang dalam setiap masakan. Selain memberikan cita rasa gurih dan aroma nan menggugah selera, bahan dapur ini rupanya menyimpan beragam faedah kesehatan nan luar biasa bagi tubuh manusia. Namun, untuk mendapatkan faedah nutrisinya secara optimal, cara menyimpan bawang di rumah memegang peranan nan tak kalah penting.
Dari sisi kesehatan, para mahir gizi menjelaskan bawang kaya bakal senyawa antioksidan, terutama kuersetin (quercetin). Senyawa ini terbukti secara ilmiah efektif melawan radikal bebas, mengurangi peradangan kronis di dalam tubuh, serta menjaga kesehatan sistem kardiovaskular dengan membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat.
Selain itu, bawang mengandung serat prebiotik alami seperti inulin. Serat ini menjadi makanan bagi kuman baik di dalam usus, sehingga mendukung kelancaran sistem pencernaan, meningkatkan kesehatan mikrobioma usus, dan memperkuat daya tahan tubuh secara keseluruhan. Kandungan vitamin C dan B6 nan tinggi di dalam bawang juga turut berkedudukan menjaga kegunaan saraf serta pembentukan sel darah merah.
Meski kaya manfaat, masalah nan kerap dihadapi di dapur adalah bawang nan sigap bertunas, lembek, alias apalagi membusuk sebelum sempat dikonsumsi. Untuk mengatasi perihal ini, para master kuliner membagikan trik penyimpanan nan tepat agar stok bawang di rumah tetap segar hingga berbulan-bulan.
Kunci utama menjaga kesegaran bawang adalah sirkulasi udara nan baik dan tingkat kelembapan nan rendah. Banyak orang keliru menyimpan bawang di dalam kantong plastik rapat alias memasukkannya ke dalam kulkas. Kelembapan tinggi dan hawa dingin lemari es justru mempercepat proses pembusukan serta memicu tumbuhnya jamur pada kulit bawang.
Cara terbaik untuk menyimpan bawang adalah dengan memindahkannya ke dalam wadah alias keranjang berventilasi udara, seperti keranjang kawat (wire basket) alias kantong jaring khusus. Wadah berventilasi ini memungkinkan udara mengalir secara bebas di sekitar bawang, mencegah penumpukan kelembapan nan merusak.
Selanjutnya, letakkan wadah berisi bawang tersebut di area dapur nan kering, sejuk, dan terhindar dari paparan sinar mentari langsung. Pastikan juga untuk menyimpan bawang secara terpisah dari kentang. Kentang mengeluarkan kelembapan dan gas etilen nan dapat membikin bawang di sekitarnya lebih sigap membusuk dan bertunas.
Dengan menerapkan teknik penyimpanan nan betul menggunakan wadah berventilasi, Anda tidak hanya menghemat anggaran shopping dapur, tetapi juga memastikan kualitas dan kandungan nutrisi bawang tetap terjaga sempurna saat diolah menjadi sajian lezat bagi keluarga. (Eating Well/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·