
Ini Penyebab Rupiah Anjlok ke Rp17.900 per Dolar AS, Terendah Sepanjang Sejarah (Foto: Okezone)
JAKARTA - Penyebab nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) nan melemah menembus Rp17.900 per dolar AS. Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assu’aibi menilai kondisi pelemahan Rupiah nan pada perdagangan hari ini tembus Rp17.900 per dolar AS dipicu aspek eksternal dan internal.
Dari eksternal seperti penguatan nilai minyak bumi serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Dia mengatakan, nilai minyak bumi nan melonjak, akibat bentrok di Timur Tengah nan hingga saat ini tetap berlangsung, membikin Pemerintah memerlukan dolar nan lebih banyak untuk menyelesaikan transaksi tersebut.
"Kita memandang bahwa apa kenaikan nilai minyak mentah ini membikin permintaan dolar cukup tinggi, terutama adalah untuk impor minyak nan begitu besar," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (3/6/2026).
Ibrahim menyebut nilai minyak mentah bumi WTI (West Texas Intermediate) pada perdagangan hari ini tembus USD94,77 per barel alias naik 1,08 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara untuk Brent Crude Oil, juga mengalami kenaikan menjadi di 96,72 per barel.
"Harga-harga konsumsi, ya termasuk BBM, gasoline di Amerika terus mengalami kenaikan sehingga berakibat terhadap mempertahankan suku bunga, apalagi bisa meningkatkan suku bunga," tambahnya.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·