Ini Kasus yang Bikin Bupati Muara Enim Edison Terjerat OTT KPK

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

KPK mengungkap perkara nan bikin Bupati Muara Enim Edison ikut terseret dalam operasi tangkap tangan (OTT). KPK menyebutkan, Bupati Edison diduga melakukan penerimaan dari pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.

"Dalam perkara ini, dugaan penerimaan nan dilakukan oleh Bupati mengenai dengan pengadaan-pengadaan di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim," jelas Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

Untuk perkara ini, KPK telah melakukan gelar perkara. KPK mengatakan bakal segera menetapkan pihak sebagai tersangka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkait rangkaian peristiwa tertangkap tangan dalam penyelidikan tertutup di wilayah Sumatera Selatan, malam tadi, telah dilakukan pembeberan (gelar perkara)," terang Budi.

"Maka berasas kecukupan bukti permulaan nan diperoleh, diputuskan perkara ini naik ke tahap penyidikan, untuk kemudian menetapkan para pihak sebagai tersangkanya," lanjutnya.

Total ada 10 orang nan diamankan dalam OTT ini. Salah satunya Bupati Muara Enim, Edison.

Pihak nan diamankan ialah lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim, salah satunya Bupati. Kemudian lima orang lainnya dari pihak swasta.

Dalam OTT ini, KPK turut mengamankan duit ratusan juta rupiah mengenai OTT tersebut. OTT ini berangkaian dengan dugaan penerimaan pejabat negara dari pihak swasta.

"Untuk peralatan bukti, sejauh ini terinformasi ada duit tunai senilai ratusan juta rupiah," kata Jubir KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/6).

Untuk diketahui, para pihak nan kena OTT tetap berstatus terperiksa. KPK mempunyai waktu 1x24 jam mengumumkan status para pihak nan diamankan.

(kuf/yld)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News