Ini Isi Pesan Teror Bom yang Dikirim ke Guru dan Staf TU SDN Srengseng Sawah 15

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Isi Teror Bom nan disampaikan oleh pelaku kepada guru-guru di SDN 15 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

Penyelidikan polisi mengenai ancaman peledak di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tetap terus berlangsung. Teror itu dikirim melalui pesan WA kepada pembimbing dan staf tata upaya (TU), berisi ancaman bahwa sekolah bakal diledakkan dalam hitungan menit.

Isi Teror Bom nan disampaikan oleh pelaku kepada guru-guru di SDN 15 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

Berdasarkan foto tangkapan layar nan diterima, Senin (13/7), pelaku mengirim beberapa pesan bersuara ancaman. Salah satunya berbunyi:

“SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK…!!!”

Pesan serupa kembali dikirim dengan isi:

“SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK …!!!”

Pelaku juga mengirim ancaman lanjutan nan menyebut bakal memantau situasi dari sekitar letak sekolah.

instagram embed

Pelaku juga memperingatkan agar pihak sekolah tidak melapor kepada kepolisian.

“JANGAN COBA COBA ANDA LAPOR POLICE SAYA TAHU DISANA ADA PAK RT UNTUK APA.”

Ancaman tersebut membikin aktivitas Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama dihentikan sementara. Seluruh siswa dipulangkan dari sekolah sebagai langkah antisipasi.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan hingga Senin siang polisi belum menemukan barang mencurigakan dalam proses penyisiran. Namun, Tim Gegana Brimob berbareng Densus 88 tetap melakukan sterilisasi di seluruh area sekolah.

Isi Teror Bom nan disampaikan oleh pelaku kepada guru-guru di SDN 15 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

“Untuk sementara ini, dari untuk dari sementara ini belum ada, belum ada. Namun demikian, dari Gegana tetap bekerja. Kita tunggu saja untuk selanjutnya, ya. Mudah-mudahan kita bermohon tidak ada perihal nan tidak diinginkan,” kata Nurma di lokasi, Senin (13/7).

Adapun Polisi mengaku sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Tim Gegana berbareng anjing pencari K9 tetap memeriksa setiap perspektif sekolah untuk memastikan tidak ada bahan peledak.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan