Ini Faktor yang Didalami untuk Mencari Penyebab Taksi Green SM Tertemper KRL

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan, pihaknya telah mengerahkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mendalami kejadian tertempernya taksi Green SM oleh KRL Commuter Line pada Selasa 27 April 2026. 

Ia menyebut ada banyak aspek nan dapat menyebabkan kedua moda transportasi tersebut saling berbenturan. Baik itu kondisi cuaca sampai situasi di perlintasan sebidang juga ikut dipertimbangkan.

"Bisa jadi human error, bisa jadi aspek jalan, bisa jadi aspek kendaraan. Ini tetap dalam kajian ataupun penelitian dari tim TAA," kata dia di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

"Ini nan kami lihat. Mulai dari cuaca saat itu seperti apa, jalannya bagaimana, kendarannya seperti apa, terus ada enggak unsur kelalaian dari pengendaranya, itu tetap dalam kajian ataupun penelitian kita," sambunya.

Karena itu, meski sudah memeriksa pengemudi taksi Green SM, pihaknya pun tetap menyimpulkan. "Belum bisa diputuskan, belum bisa disimpulkan apakah dari mobil, apakah dari sopir, ataukah ada aspek lain," jelas dia.

Di sisi lain, Komarudin menegaskan, pihaknya tak memeriksa soal kejadian tabrakan KA Agro Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line, karena penanganannya menjadi kewenangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita